Polisi belum temukan saksi terkait penganiayaan Ratna Sarumpaet

Polisi belum temukan saksi terkait penganiayaan Ratna Sarumpaet

Pejabat kepolisian dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait informasi pengeroyokan yang dialami aktivis Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018). (Anita Permata Dewi/ANTARA)

Jakarta (ANTARA News) - Penyidik kepolisian belum menemukan saksi guna dimintai keterangan terkait informasi penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung.

"Kabareskrim, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Barat belum menemukan saksi di sekitar bandara (Husein Sastranegara) yang melihat langsung," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta di Jakarta Rabu.

Nico menyatakan Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri yang memerintahkan jajaran untuk mengusut informasi penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet.

Nico mengungkapkan polisi juga telah memeriksa 23 rumah sakit di Jawa Barat, tetapi tidak menemukan pasien bernama Ratna Sarumpaet termasuk pemeriksaan objek di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Nico menegaskan aparat kepolisian ingin mengungkap pelaku penganiayaan terhadap Ratna dan berempati kepada ibu berusia 70 tahun tersebut.

"Tega-teganya mengeroyok, tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan info tersebut," ujar Nico.

Perwira menengah kepolisian itu menjelaskan polisi menelusuri informasi kegiatan pertemuan internasional di Bandung Jawa Barat pada 21 September berdasarkan informasi yang beredar melalui media sosial.

Namun, Nico menuturkan anggota Polda Jawa Barat tidak menemukan kegiatan berskala internasional tersebut.

Baca juga: Aktivis pergerakan lintas generasi desak pengusutan kasus Ratna
Pewarta : Taufik Ridwan dan Anita Permata Dewi
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018