Kapolda Sulsel dimutasi menjadi Wakil Irwasum Polri

Kapolda Sulsel dimutasi menjadi Wakil Irwasum Polri

Kapolda Sulsel Irjen Umar Septono (kedua kanan) bersama Anggota DPR Komisi III Akbar Faizal (kedua kiri), memperlihatkan barang bukti berupa sabu-sabu di Mapolda Sulsel di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (30/4/2018). Polda Sulsel berhasil mengamankan lima kilogram sabu-sabu dari tangan tersangka HS (42) dan HW (48) yang dikirim dari Cina melalui Medan tujuan Makassar. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Makassar (ANTARA News) - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Polisi Umar Septono dimutasi ke Mabes Polri dengan jabatan Wakil Irwasum Polri.

"TR (telegram rahasia) baru diterima dan memang benar pak kapolda di mutasi ke mabes," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan jabatan Kapolda Sulsel selanjutnya akan diisi oleh Inspektur Jenderal Polisi Hamidin yang sebelumnya menjabat sebagai perwira tinggi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror pada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Dicky menyatakan surat telegram yang dikirimkan oleh Mabes Polri adalah memberitahukan kepada para pejabat untuk segera bersiap.

"Kalau rencana untuk pisah sambut belum dijadwalkan dan disusun karena serah terima belum terlaksana. Nanti serah terimanya dilakukan di mabes, selanjutnya dilakukan pisah sambut di Polda Sulsel," katanya.

Ia menjelaskan calon Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol Hamidin adalah lulusan akademi kepolisian angkatan 1987 dan pernah lama menjabat di Sulsel sebagai kapolres pada tiga polres berbeda.

Irjen Pol Hamidin pernah menjabat sebagai Kapolres Gowa, Bantaeng dan Luwu Utara sebelum ditarik ke Mabes Polri untuk penempatan pada beberapa jabatan berbeda lainnya.

Kombes Dicky menyatakan mutasi di tubuh Polri adalah hal yang wajar dan biasa terjadi dalam setiap organisasi manapun. Mutasi merupakan proses penyegaran sekaligus pembinaan karir bagi para anggota.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019