Jakarta (Antara Kalbar) - Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya), Inspektur Jenderal Polisi Putut Eko Bayuseno menyatakan pengungkapan kasus mutilasi terhadap Darna Sri Astuti berkat laporan warga.

"Jadi yang bersangkutan (saksi) memberikan informasi identas kendaraan yang dicurigai untuk membuang tubuh korban di jalan tol," kata Putut di Jakarta, Kamis.

 Putut mengatakan kepolisian menindaklanjuti informasi tersebut dan menemukan kendaraan angkutan kota yang disewa tersangka sekaligus suami korban, BS alias Impus untuk membuang potongan tubuh istrinya.

Putut menjelaskan warga tersebut melihat langsung angkot yang membuang potongan tubuh korban pada beberapa lokasi di Jalan Tol Cikampek-Cawang arah Bekasi, kemudian saksi mencatat nomor polisi kendaraan yang digunakan BS tersebut.

Selanjutnya, polisi menangkap BS dan seorang perempuan yang diduga pembantu tersangka, TN di kawasan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (6/3) sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, motif BS membunuh dan memutilasi Darna, karena faktor cemburu setelah istrinya tersebut dituduh menjalin hubungan dengan pria lain.

Selain menangkap dua pelaku, penyidik sedang memeriksa intensif empat orang saksi lainnya, termasuk pemilik angkutan KWK 03 jurusan Cililitan-Kampung Rambutan yang digunakan tersangka membuang potongan tubuh korban.

Polisi juga mendalami motif TN membantu BS memutilasi tubuh Darna Sri Astuti dan memasukkan ke dalam kantong plastik, kemudian membuangnya di jalan tol.

Pewarta: Taufik Ridwan

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013