Jakarta (Antara Kalbar) - PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk memperluas layanan perbankan dengan meluncurkan T-Bank, yaitu transaksi melalui nomor ponsel tanpa harus ke bank, untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) mengenai keuangan inklusif.
T-Bank merupakan sistem penyedia transaksi keuangan berbasis 'e-money server based' menggunakan nomor ponsel sebagai nomor rekening tanpa harus ke bank dengan menggunakan konsep keagenan," kata Direktur Konsumer BRI A Toni Soetirto di Jakarta, Kamis.
Guna memastikan layanan tersebut beroperasi optimal dan berkualitas, BRI menggandeng PT Telkom (persero). Saat ini, nomor ponsel yang dapat didaftarkan sebagai rekening T-Bank BRI adalah Telkomsel dan selanjutnya akan dikembangkan pada operator lain.
Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali mengatakan T-Bank merupakan bagian dari komitmen BRI sebagai salah satu bank peserta uji coba layanan "Branchless Banking" yang diluncurkan BI pada 15 Mei 2013.
"Program keuangan inklusif merupakan salah satu kebijakan pemerintah dan BI untuk menyediakan akses keuangan yang mudah dan murah bagi 'unbankable people' yang dibangun melalui kolaborasi bank dan telco," tuturnya.
Dalam rangka uji coba "Branchless Banking" implementasi T-Bank dilaksanakan terbatas di dua provinsi yaitu di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah dan Kabupaten Bayuwangi, Jawa Timur.
Jumlah agen yang diikutsertakan dalam uji coba berjumlah 14 agen yang merupakan nasabah individual Kupedes BRI, mitra "payment point" BRI dan Plasa Telkom dalam rangka sinergi BUMN.
Untuk melakukan transaksi setoran, nasabah BRI dapat melalui "mobile banking", sedangkan nonnasabah dapat melalui agen-agen T-Bank. Untuk penarikan tunai dapat dilakukan melalui ATM BRI, e-Buzz BRI, Teras Keliling dan agen.
Sesuai ketentuan BI, saldo maksimal rekening T-Bank yang diregistrasi melalui ponsel sebesar Rp1 juta, sedangkan yang diregistrasi melalui agen sebsar Rp5 juta.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013
T-Bank merupakan sistem penyedia transaksi keuangan berbasis 'e-money server based' menggunakan nomor ponsel sebagai nomor rekening tanpa harus ke bank dengan menggunakan konsep keagenan," kata Direktur Konsumer BRI A Toni Soetirto di Jakarta, Kamis.
Guna memastikan layanan tersebut beroperasi optimal dan berkualitas, BRI menggandeng PT Telkom (persero). Saat ini, nomor ponsel yang dapat didaftarkan sebagai rekening T-Bank BRI adalah Telkomsel dan selanjutnya akan dikembangkan pada operator lain.
Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali mengatakan T-Bank merupakan bagian dari komitmen BRI sebagai salah satu bank peserta uji coba layanan "Branchless Banking" yang diluncurkan BI pada 15 Mei 2013.
"Program keuangan inklusif merupakan salah satu kebijakan pemerintah dan BI untuk menyediakan akses keuangan yang mudah dan murah bagi 'unbankable people' yang dibangun melalui kolaborasi bank dan telco," tuturnya.
Dalam rangka uji coba "Branchless Banking" implementasi T-Bank dilaksanakan terbatas di dua provinsi yaitu di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah dan Kabupaten Bayuwangi, Jawa Timur.
Jumlah agen yang diikutsertakan dalam uji coba berjumlah 14 agen yang merupakan nasabah individual Kupedes BRI, mitra "payment point" BRI dan Plasa Telkom dalam rangka sinergi BUMN.
Untuk melakukan transaksi setoran, nasabah BRI dapat melalui "mobile banking", sedangkan nonnasabah dapat melalui agen-agen T-Bank. Untuk penarikan tunai dapat dilakukan melalui ATM BRI, e-Buzz BRI, Teras Keliling dan agen.
Sesuai ketentuan BI, saldo maksimal rekening T-Bank yang diregistrasi melalui ponsel sebesar Rp1 juta, sedangkan yang diregistrasi melalui agen sebsar Rp5 juta.
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013