Pontianak (Antara Kalbar) - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Senin, memusnahkan belasan ton minuman keras dan barang bukti sabu seberat 2,65 kilogram atau senilai Rp2,8 miliar dari jaringan Malaysia yang diamankan oleh tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar.

"Pemusnahan miras dan sabu seberat 2,65 kilogram, serta narkoba berbagai jenis lainnya hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) sejak 24 Mei hingga 8 Juli," kata Kepala Polda Kalbar Brigadir Jenderal (Pol) Tugas Dwi Apriyanto seusai memimpin langsung pemusnahan barang bukti hasil operasi Pekat di halaman Mapolda Kalbar.

Pemusnahan barang bukti sabu dengan cara dilarutkan dalam air kemudian dicampur dengan racun rumput setelah itu ditanam dalam tanah, sementara pemusnahan ganja dan narkoba lainnya, serta VCD bajakan dengan cara dibakar, untuk jenis minuman keras digiling dengan alat berat.

Tugas menjelaskan, dimusnahkannya barang bukti tersebut sebagai langkah awal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang bulan Ramadhan, agar umat muslim bisa dengan tenang dan lancar dalam menjalankan ibadahnya.

"Mudah-mudahan dengan digelarnya operasi pekat sebelum bulan Ramadhan, maka umat muslim bisa dengan tenang menjalankan ibadahnya sepanjang bulan Ramadhan," ujar Tugas.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan merupakan haril operasi pada Jumat (26/6), diantaranya sabu seberat 2,65 kilogram senilai Rp2,8 miliar, ekstasi 14 butir, ganja 11,81 gram, VCD bajakan 59.708 keping terdiri hasil tangkapan Direktorat Reserse Kriminal Umum 5.500 keping, Polresta Pontianak sebanyak 6.638 keping, Polres Singkawang 20.900 keping, Polres Sambas 10.200 keping, dan Polres Ketapang mengamankan sebanyak 16.470 keping.

Kemudian, miras sebanyak 1.763 botol plastik, 115 jeriken arak putih, 554 arak yang dibungkus dalam kantong plastik, dan tiga ember arak putih, untuk arak jenis tajuk sebanyak 261 botol plastik, dan satu drum, kata Tugas.

"Kalau ditotalnya nilai miras dan sabu serta berbagai jenis narkoba lainnya sekitar Rp4 miliar, mudah-mudahan dengan dimusnahkannya barang bukti tersebut bisa membuat jera pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya di Kalbar, dan ini baru awal dari kami dalam melakukan operasi-operasi rutin dalam menekan tindak kejahatan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalbar mengajak masyarakat untuk secara bersama-sama dalam memerangi narkoba dan miras sehingga barang haram tersebut tidak sampai merusak generasi penerus bangsa.

Pewarta: Andilala

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013