London/Berlin (Antara Kalbar) - Dua merek mewah otomotif, Mercedes dan Aston Martin, mulai menjalankan kemitraan teknik  untuk mengembangkan generasi baru mesin V8.

Mercedes akan membantu Aston Martin secara teknis untuk pengembangan mesin itu dan pemilik merek Mercedes, Daimler, akan mendapatkan lima persen saham Aston Martin. Aston Martin, merek otomotif mewah asal Inggris, kini memproduksi DB9 dan sport Vanquish.

Investasi Aston Martin tersebut akan membuat mereka lebih bisa bersaing dengan Bentley dan Jaguar.

Bentley dimiliki oleh Volkswagen sedangkan Jaguar diproduksi oleh perusahaan Jaguar Land Rover (JLR) yang sahamnya dikuasai Tata Motors dari India.

Tidak ada keterangan mengenai nilai dari kerja sama Mercedes-Aston Martin.

"Kemitraan itu menjadikan Aston Martin punya akses besar terhadap sumber daya Mercedes-AMG GmbH dan Mercedes-Benz. Selain itu, kerja sama tersebut memungkinkan Aston Martin mengembangkan dapur pacu V8 dan menggunakan komponen eletrik tertentu maupun arsitektur elektronik Mercedes," kata Ian Minards dari Aston Martin.

Pihak Daimler, yang bermarkas di Stuttgart Jerman, mengatakan kesepakatan untuk bermitra tersebut akan ditandatangani pada semester kedua tahun ini.

Aston Martin mayoritas sahamnya dimiliki oleh perusahaan asal Kuwait, Investment Dar. Selain mereka, 37,5 saham Aston Martin dibeli oleh Investindustrial, perusahaan equitas asal Italia.

(Reuters)

Pewarta:

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013