Sungai Raya (Antara Kalbar) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Supadio Pontianak memprediksikan hujan akan terjadi di seluruh wilayah Kalbar.

"Berdasarkan pantauan yang kita lakukan melalui citra radar cuaca pada pukul 07.00 WIB pagi tadi menunjukkan adanya awan hujan di sebelah barat Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Ketapang. Namun, diprakirakan akan adanya pertumbuhan awan di beberapa wilayah Kalbar pada siang sore hari," kata Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Deby di Sungai Raya, Senin.

Dia menjelaskan, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan terjadi merata di seluruh Kalbar pada Senin ini hingga Selasa, khususnya pada siang dan sore hari.

"Citra satelit cuaca dari `infra red enhanced` (MTSAT EH) pada pukul 07.00 WIB terlihat adanya pertumbuhan awan di sebelah Kabupaten Ketapang dengan suhu awan berkisar -54 derajat celcius hingga 34 derajat celcius. Jika suhu awan semaakin dingin diprakirakan akan terjadi hujan di sekitar wilayah Kabupaten Ketapan, demikian dengan wilayah Klabar lainnya," tuturnya.

Deby mengatakan, jenis awan yang terpantau berdasarkan citra satelit cuaca (MTSAT) adanya awan awan konvektif di sebelah barat Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang. Jika awan itu tumbuh dan terus berkembang diprakirakan akan terjadi hujan pada siang atau sore hari.

"Kondisi angin di wilayah Kalimantan Barat secara umum bertiup dari arah timur laut dan utara dengan kecepatan 10 hingga 15 knots," katanya.

Dia juga menambahkan, berdasarkan pantauan dari satelit aqua dan terra titik api yang terpantau saat ini masih terjadi di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak dengan jumlah titik api masing-masing satu titik.

"Dari pantauan analisis potensi kemudahan terjadinya kebakaran lahan ditinjau dari parameter cuaca, Kubu Raya menjadi salah satu kabupaten yang memiliki potensi besar kebakaran lahan.

Sementara itu, jarak pandang pada pukul 00.00 sampai dengan 05.00 hanya 6.000 meter dan pada pukul 06.00 naik menjadi 10.000 meter," katanya.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014