Pontianak (Antara Kalbar) - Karolin Margret Natasa, caleg terpilih DPR RI dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Kalimantan Barat, mengaku tidak memiliki trik khusus hingga mampu mendulang 397.481 suara pada Pemilu Legislatif 2014.

"Tidak ada trik atau kiat khusus, sama saja dengan yang lain. Tapi memang dari ketua umum, meminta agar rajin turun ke masyarakat," kata Karolin saat dihubungi di Pontianak, Minggu.

Ia melanjutkan, tidak ada cara lain selain lebih banyak ke lapangan bertemu masyarakat untuk tatap muka.

Di Kalbar, suara PDI Perjuangan yang terbanyak dari suara sah pada pemilu lalu. Jumlahnya 817.770 suara atau 33 persen dari 2.478.622 suara sah. Bilangan pokok pembagi untuk satu kursi DPR di Kalbar adalah 247.863. PDI Perjuangan memperoleh tiga kursi di DPR RI dari Kalbar.

Suara untuk Karolin sendiri hampir 50 persen dari suara yang diperoleh PDI Perjuangan di Kalbar.

Karolin yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Kalbar itu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat.

"Yang telah bersama-sama memberi amanah untuk lima tahun ke depan," kata dia.

Ia mengakui, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan masih menjadi permasalahan utama di Kalbar.

Saat ini, Karolin yang juga masih menjadi anggota DPR RI di Komisi IX yang membidangi masalah kesehatan dan tenaga kerja. Latar belakang Karolin sendiri adalah seorang dokter umum.

"Kalau penempatan nanti di mana, saya siap saja, sesuai kewenangan fraksi. Tapi mungkin saja tidak jauh-jauh dari pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, agar bisa memperjuangkannya untuk Kalbar," ucapnya, berharap.

Ia pun bersyukur karena selama kampanye tengah hamil tua dan tidak mengalami kendala berarti. "Meski ada keterbatasan juga," ujarnya.

Pewarta: Teguh Imam Wibowo

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014