Jakarta (Antara Kalbar) - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara memperkenalkan konsep baru dalam penyebaran informasi melalui pemasangan layar displai LED berukuran 4x6 m2 yang menyiarkan berita-berita terkini baik teks, foto, maupun gambar yang ditargetkan terpasang di titik-titik strategis di seluruh provinsi di Tanah Air.

Konsep baru penyebaran informasi melalui layar displai di ruang publik itu disampaikan Direktur Komersial dan IT Perum LKBN Antara Hempi N. Prayudi dalam upacara memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-69 di halaman Gedung Wisma Antara Jakarta, Minggu.

"Ini konsep yang unik karena melalui layar displai ini Antara mendekatkan diri langsung kepada publik yang lebih luas," kata Hempi setelah menjadi inspektur upacara.

Layar displai LED berukuran 4x6 m2 akan dipasang di titik strategis berisi berita-berita yang diperbaharui maksimal dalam 12 menit dan terpampang selama 15 menit baik berupa foto maupun teks dengan jam tayang dari mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 22.00.

"Kita harapkan ini akan meningkatkan peran Antara sebagai kantor berita untuk mendiseminasi informasi di samping juga untuk memenuhi amanat Antara sebagai humas negara," katanya.

Untuk tahap awal layar displai tersebut salah satunya telah terpasang di Jalan Merdeka Selatan 17 Jakarta Pusat dan menyusul akan dipasang di titik-titik strategis di wilayah lain di Jakarta.

Dalam tiga tahun ke depan, Hempi menargetkan layar serupa sudah terpasang di 700 titik strategis di berbagai provinsi di seluruh pelosok Tanah Air.

"Saat ini sudah ada beberapa pemerintah daerah yang tertarik untuk bekerja sama seperti Bogor, Bekasi, dan Depok. Ke depan kami akan tindak lanjuti lebih jauh ke pemerintah daerah lain," katanya.

Kanal distribusi tersebut berisi sosialisasi program-program pemerintah, promosi pariwisata, peluang hingga informasi bisnis BUMN.

Layar tersebut dioperasikan berbasis internet sehingga dapat selalu diperbaharui dalam waktu singkat dari pusat operasionalnya.

(H016/A.F. Firman)

Pewarta: Hanni Sofia

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014