Sekadau (Antara Kalbar) - Pemerintah Kabupaten Sekadau kembali menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. Operasi dilaksanakan pada Selasa (30/9), di ruang bedah RSUD Sekadau.

Sehari sebelumnya, para calon pasien telah melewati tahap seleksi terlebih dahulu untuk menyeleksi apakah calon pasien sudah layak dioperasi atau belum.

"Operasi katarak merupakan salah satu program di bidang kesehatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Pemkab Sekadau. Umumnya, operasi terlaksana dengan menggandeng pihak luar untuk tenaga medis (dokter) karena di Sekadau sendiri belum ada dokter spesialis mata. Ini yang kesekian kali dilaksanakan, tahun-tahun sebelumnya juga sudah pernah. Program ini diharapkan terus berlanjut karena penderita katarak relatif masih banyak. Program seperti ini menyentuh langsung masyarakat,” kata Bupati Simon Petrus kepada sejumlah wartawan usai meninjau kegiatan.

Bupati Sekadau bersama Wakil Bupati Rupinus, para asisten di lingkungan Pemkab Sekada, para Kepala Dinas serta sejumlah PNS hadir langsung di RSUD untuk memantau jalannya kegiatan operasi.

Tak hanya meninjau, Bupati dan rombongan juga sempat berbincang-bincang dengan para pasien dan dokter yang bertugas mengoperasi para pasien. Operasi katarak tahun ini bekerja sama dengan RS Mata Cicendo, Bandung. Tim medis didatangkan langsung dari Bandung.

“Saya berharap operasi berjalan lancar, sehingga pasien bisa segera pulih. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” harapnya.

Untuk tahun ini, jumlah pasien yang ditargetkan terlibat dalam operasi gratis sebanyak seratus orang. Namun, setelah melewati proses screening satu hari sebelumnya, hanya 94 pasien yang dinyatakan layak mendapatkan operasi. Sementara pasien lainnya belum memenuhi kriteria medis untuk dilakukan pembedahan.

Salah seorang pasien, Herman Harun ketika diwawancarai saat menunggu giliran operasi mengaku ia telah menderita katarak sejak belasan tahun lamanya. Katarak menyerang mata sebelah kanan Harun yang mengakibatkan penglihatannya berkurang. Selama belasan tahun itu, Harun mau tidak mau hanya bisa pasrah.

“Mau berobat kemana, disini tidak ada dokter mata. Mau berobat ke luar biayanya mahal, dengan diadakannya operasi katarak gratis melalui program Pemkab Sekadau, Harun mengaku lega karena penyakit yang hinggap di matanya tak lama lagi akan diangkat. Syukurlah ada program seperti ini. Kalau tidak begini mungkin mata saya tidak bisa dioperasi,” ucap Harun.

Pewarta: Arkadius Gansi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014