Karakas (Antara Kalbar/Reuters) - Sekelompok ilmuwan internasional telah menemukan fosil dinosaurus pemakan daging yang unik di Venezuela bagian barat, kata peneliti dari Masyarakat Kerajaan Ilmu Terbuka, Rabu.

Jenis satwa yang memiliki panjang tubuh 1,5 meter dan diperkirakan hidup sekitar 200 juta tahun yang lalu itu memiliki bentuk unik pada tulang keringnya, demikian abstrak dari publikasi temuan itu.

Fosil tulang panggul dan tulang kering dari jenis "Tachiraptor admirabillis" ditemukan setelah 20 tahun penelitian.

Nama generik dinosaurus itu diambil dari nama Tachira yaitu wilayah di Venezuela tempat fosil tersebut ditemukan dan bahasa Latin Raptor yang artinya pencuri, yang mengacu kepada kemungkinan kebiasaan hewan predator itu, demikian dinyatakan.

"Julukannya yang khusus diberikan untuk menghargai pahlawan pembebasan Venezuela, Simon Bolivar 'yang mengagumkan' dari kota La Grita, kota tempatnya, memainkan peran penting."
   
Pejuang itu membebaskan Amerika Latin dari kekuasaan Spanyol.

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa satwa purba itu kemungkinan hidup pada masa awal Jurasik dan kemungkinan merupakan leluhur dari si pengancam, T.Rex.

Mereka berharap dapat mengungkap lebih banyak dari bebatuan vulkanik untuk menemukan fosil yang lain.

(M007/C003)

Pewarta:

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014