Bandung (Antara Kalbar) - Panitia Kerja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Panja BPIH) DPR RI mengatakan ongkos atau biaya naik tahun 2015 berpeluang turun sebesar 600 Dolar Amerika Serikat.

         "Hitungan kami dengan Pak Anggito Abimanyu (mantan Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umroh Kemenag) itu ada peluang biaya haji  turun 600 dolar AS," kata Ketua Panja BPIH DPR RI Sodik Mudjahid, di Bandung, Selasa.

         Ditemui usai menyelenggarakan kegiatan reses di Bandung, ia mengatakan perhitungan tersebut nantinya akan menjadi pedoman bagi pihaknya untuk menurunkan biaya haji dengan pemerintah.

         "Ini akan terus jadi pedoman kami, untuk negosiasi dengan pemerintah. Intinya akan diperjuangkan terus," kata dia.

         Menurut dia, perhitungan turunnya biaya haji tersebut didapatkan dari beberapa sektor penurunan harga avtur (bahan bakar pesawat) bagian dari pesawat, efisiensi petugas haji, efisiensi catering, kontrakan dan pondokan, termasuk efisiensi transportasi darat.

         "Demikian juga dengan yang kecil seperti biaya  manasik haji dan buku, itu bisa diefisiensikan, harusnya bisa ditekan hingga 600 US dolar," katanya.

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015