Pontianak (Antara Kalbar) - Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat, Hazairin mengatakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, pada tahun ini pihaknya melakukan perbaikan saluran irigasi 125.000 hektare sawah yang ada di seluruh provinsi itu.

"Untuk perbaikan saluran irigasi ini dilakukan pada seluruh daerah di Kalbar, kecuali Kota Pontianak dengan jumlah luasan lahan 125.000 hektare yang bersumber dari APBN," kata Hazairin di Pontianak, Jumat.

Menurutnya, saat ini sudah cukup banyak saluran irigasi milik masyarakat yang rusak dan pihaknya melalui dana APBN mencoba untuk memberikan solusi dari permasalahan tersebut.

Untuk mewujudkan program swasembada beras di Kalbar, pihaknya juga akan melakukan perluasan sasaran tanam menjadi 550 ribu hektare dengan target capaian produksi pertanian mencapai 1,5 juta ton.

"Tidak hanya itu, kita juga akan menyalurkan pupuk bersubsidi dan benih bersubsidi untuk 150 ribu hektare lahan dan ini akan kita sebarkan di seluruh Kalbar," tuturnya.

Dia menjelaskan, sesuai dengan program pertanian Kalbar, pihaknya terus memacu peningkatan produksi bahan pangan khususnya padi guna mewujudkan provinsi itu menjadi salah satu gudang pangan nasional. Langkah besar ke arah itu telah dimulai sejak 2011 antara lain dengan merintis pengembangan usaha tani modern berbasis agribisnis (food estate) di 13 kabupaten.

"Pengembangan food estate dilakukan melalui dua program yakni pencetakan sawah baru seluas 150 ribu ha dan optimalisasi lahan seluas 100 ribu ha. Dan saat ini kita masih terus akan melakukan perluasan lahan pertanian dengan pemanfaatan lahan tidur yang ada," katanya. 

(KR-RDO/N005)

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015