Sungai Raya, Kalbar (Antara Kalbar) - Ketua Komisi IV DPR RI Edhi Prabowo mengatakan pihaknya akan mendorong aloevera yang merupakan salah satu produk unggulan Kalimantan Barat sebagai makanan nasional.

"Saya pikir Aloevera ini perlu didorong sebagai makanan nasional, karena produk ini selain memiliki nilai kearifan lokal yang baik, didalamnya juga banyak terkandung zat yang bermanfaat bagi kesehatan, khususnya untuk menjaga kita tetap awet muda," kata Edhi saat melakukan kunjungan kerja bersama anggota Komisi IV DPR RI lainnya di Pontianak, Rabu.

Dia mengatakan, karena Aloevera (lidah buaya) memiliki nilai kesehatan yang sangat baik bagi tubuh, tentu bisa menjadi salah satu produk unggulan yang dapat dipasarkan luas secara nasional bahkan internasional.

"Saya sendiri menjadi salah satu pengkosumsi Aloevera, dan saya sudah merasakan manfaatnya, terlebih saya ingin awet muda," tuturnya.

Edhi menambahkan, dengan menjadikan Aloevera sebagai makanan nasional, tentu bisa mengangkat kesejahteraan petani karena dari menjual satu kilogram Aloevera, petani bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp1.300.

Selain itu, masa panen Aloevera yang terbilang cepat, dimana bisa dilakukan setiap tiga minggu sekali, tentu tumbuhan itu bisa sangat menjanjikan.

Aloevera, lanjutnya, selain bisa dikosumsi langsung dengan dijadikan sebagai minuman, saat ini juga banyak masyarakat yang menjadikannya produk makanan lain seperti manisa, kerupuk dan olahan makanan lainnya.

Dia mengungkapkan, beradasarkan hasil penelitian, tanaman itu mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat untuk kesehatan maupun sebagai obat seperti Mannans Asetat, Polymannans, Antrakuinon dan berbagai Lektinmembuat. Maka jangan heran jika saat ini lidah buaya banyak di budidayakan sebagai tamanam obat serta sebagai bahan kosmetik kecantikan.

Bukan itu saja, tanaman tropis yang satu ini juga memiliki kandungan 72 jenis zat bermanfaat dan 200 senyawa penting lain.

"Jadi, bisa dibayangkan, jika produk ini dipasarkan secara nasional, tentu banyak keuntungan yang bisa didapat oleh petani. Kalau ada lima juta saja penduduk Indonesia yang mengkosumsi Aloevera, tentu masyarakat Kalimantan Barat bisa makmur dan ini tentu bisa diikuti dengan daerah lain," katanya.

Terkait hal tersebut, pihaknya menyarankan pemerintah Kalbar untuk terus mengembangkan tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan tersebut di Kalbar.

"Kami sendiri akan mendorong upaya untuk pengembangannya melalui pemerintah pusat," kata Edhi.


Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015