Pontianak (Antara Kalbar) - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak, Gunung Hutapea mengimbau para pengusaha angkutan laut dan sungai agar melengkapi kapal motor mereka dengan peralatan keselamatan penumpang.
"Paling lambat 24 Juni 2016, para pengusaha angkutan perairan sudah harus melengkapi semua KM dengan berbagai peralatan keselamatan penumpang," kata Gunung Hutapea di Pontianak, Sabtu.
Ia menjelaskan, pihaknya akan memeriksa seluruh kelengkapan keselamatan kapal, kalau ada KM, baik angkutan penumpang dan barang yang tidak dilengkapi peralatan keselamatan, maka tidak akan diberikan izin berlayar.
"Prinsipnya, lebih baik tidak berangkat dari pada tidak kembali dengan selamat. Sehingga peralatan keselamatan harus dimiliki oleh setiap KM, seperti pelampung maupun yang lainnya," ujarnya.
Menurut dia, untuk angkutan laut ada sebanyak enam kapal yang akan beroperasional mendukung angkutan mudik Lebaran tahun ini, diantaranya Pelni, KM Lawit dan Bukit Raya, dan KM milik swasta ada empat.
Menurut dia, saat ini sudah mulai terjadi lonjakan penumpang dan akan meningkat terus hingga menjelang Lebaran nanti.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Pontianak, Slamet Riyadi menyatakan, pihaknya siap membantu dalam melakukan pengawasan dan pengamanan pada arus mudik dan balik Lebaran tahun 2016.
"Kami akan siagakan sekitar 90 persen SDM SAR Pontianak kalau memang dibutuhkan, dan siap kapan saja," ujarnya.
Menurut dia, sejauh ini Kantor SAR Pontianak sudah menyiapkan perencanaan pengawasan dan pengamanan Lebaran, dan bukan dalam konteks siaga Lebaran saja, namun setiap hari anggota SAR telah memantau alur-alur transportasi air di Kalbar.
"Tidak hanya itu, di tempat objek pariwisata juga akan kami kerahkan anggota SAR, seperti di Pasir Panjang, dan lainnya," katanya.

Pewarta: Andilala

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2016