Pontianak (Antaranews Kalbar) - Pengurus DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalbar, M Isnaini akan mengusung program penguatan kuantitas akad rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) jika terpilih sebagai ketua umum organisasi tersebut.

"Yang jelas depan mata saat ini yang harus diberikan solusi adalah kuantitas akad yang masih rendah. Jika saya terpilih itu satu di antara program yang akan saya perjuangkan karena itu dibutuhkan pengembangnya maupun MBR itu sendiri," papar dia saat menyerahkan formulir pendaftaran Calon Ketua REI Kalbar Periode 2018 - 2021 di Pontianak, Kamis.

Ia mencontohkan terdapat 3.160 unit stok rumah 2017 yang harus akad namun hingga kini terkendala.

"Jumlah yang ada tentu sangat besar. Permasalahannya harus kita bedah apakah karena pada pemecahan sertifikat tanah, pajak atau apa, yang harus diberikan solusi," kata dia.

Dikatakan dia program yang akan diusung lagi ketika terpiih pada Musda yang digelar 29 Maret 2018 adalah menambah wadah promosi bagi anggota REI agar penjualan dan informasi kepada masyarakat lebih maksimal.

"Kita juga akan melanjutkan kerja sama yang sudah ada dengan kejaksaan dan Pemda se - Kalbar yang mendukung program pemenuhan rumah bagI MBR," papar dia.

Ia menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan secara intens dengan berbagai pihak membicarakan tentang properti agar persoalan yang ada secara sepat diberikan solusi dan diperjuangkan demi membantu pemerintah memenuhi kebutuhan MBR.

"Dalam Mubes kita sudah sepakat mengedepankan kebersamaan dan persatuan. Harapan semua lancar dan semangat untuk kemajuan dalam properti terus kita jaga," kata dia.
   

 

Pewarta: Dedi

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018