Putussibau (Antaranews Kalbar) - Kepala Kantor Seksi Logistik, Bulog Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Sabarani mengatakan ketersediaan beras di gudang Bulog Putussibau mencukupi hingga awal Februari 2019.

"Stok beras kita di gudang saat ini sebanyak 807,8 ton jadi mencukupi hingga awal tahun depan," kata Sabarani ditemui di Putussibau, Kapuas Hulu, Senin.

Dikatakan Sabarani, ketersediaan beras 807,8 ton itu terdiri dari beras komersil (premium) sebanyak 86,5 ton dan beras cadangan pemerintah serta beras medium sebanyak 721,3 ton.

Sedangkan untuk beras pra sejahtera (Rastra) sudah selesai disalurkan kepada keluarga penerimaan manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu termasuk daerah perbatasan.

"Untuk beras kita tidak pernah kosong di gudang," jelas Sabarani. Menurut dia, menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Bulog Putussibau juga terus melakukan operasi pasar terutama untuk beras.  Untuk beras komersil (premium) dijual Rp11.750/kg, sedangkan untuk harga beras medium Rp9.500/kg.

Baca juga: Bulog Kapuas Hulu sediakan enam ton gula kemasan
Baca juga: Stok beras Bulog aman hingga 2019

"Kita berusaha menstabilkan harga beras dipasaran, jangan sampai menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru harga beras melonjak," kata Sabarani.

Tidak hanya beras, Kantor Seksi Logistik Logistik Bulog Putussibau juga memiliki ketersedian gula sebanyak 3,8 ton dengan harga Rp10.500/kg, minyak goreng 1,5 ton dengan harga Rp12.300/liter dan tepung terigu 500 kg dengan harga Rp7,700/kg dan daging beku tersedia 76 kg dengan harga Rp86 ribu/kg.

Sabarani berharap masyarakat Kapuas Hulu tidak perlu khawatir atas ketersediaan beras dan sejumlah sembako lainnya.

"Alhamdulillah, kita tidak perlu khawatir kalau untuk stok, aman sampai tahun depan," ucap dia.

Di tempat terpisah, seorang ibu rumah tangga warga Putussibau Selatan, Samsiah (36) mengatakan merasa terbantu dengan adanya operasi pasar yang dilakukan pihak Bulog Putussibau, terutama beras ada gula serta minyak goreng.

"Jelas harga dari Bulog lebih murah pak, apalagi menjelang hari besar ini biasanya di pasaran gula dan minyak goreng itu cukup mahal, tapi dengan adanya Bulog kami masyarakat kurang mampu sangat terbantu," kata Samsiah.

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018