Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton dengan sebuah sepeda motor di Jalan Kudus-Pati kilometer 8, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengakibatkan satu korban meninggal, Jumat.


Menurut salah seorang warga Hadipolo, Sahri di Kudus, Jumat, kecelakaan lalu lintas di Jalan Kudus-Pati yang melibatkan truk tronton bernopol K 1426 YC dengan sepeda motor Beat nopol K 5292 PR tersebut, terjadi pukul 06.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, kata dia, pengendara sepeda motor bernama Farida warga Desa Bulung, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, meninggal dunia karena mengalami luka cukup parah, sedangkan temannya yang membonceng selamat.

Korban meninggal, katanya, sempat dicari temannya yang ternyata berada di kolong truk tronton yang menabrak.

Baca juga: 19 Orang Meninggal Korban Lakalantas di Kalbar

"Mereka berdua berboncengan sepeda motor hendak berangkat kerja ke perusahaan yang berada di Kabupaten Jepara," ujarnya.

Kanit Laka Polres Kudus Ipda Noor Alif membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas di Jalan Kudus-Pati yang melibatkan truk tronton bernopol K 1426 YC dengan sepeda motor Beat nopol K 5292 PR, Jumat (13/9) pukul 06.00 WIB.

Adapun kronologis kejadiannya, berawal ketika sopir truk bernopol K 1426 YC bernama Nasuri warga Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara berjalan dari arah barat ke timur hendak mendahului kendaraan bermotor tidak dikenal, namun posisinya terlalu ke kanan.

Kemudian dari arah berlawanan ada kendaraan bermotor yang dikendarai Farida warga Desa Bulung, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus berboncengan dengan temannya dengan kecepatan sedang.

Baca juga: Rosalia Indah hantam sembilan kendaraan di tol

"Karena jarak antara truk dengan sepeda motor terlalu dekat, akhirnya terjadi kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia, sedangkan satu korban yang merupakan pembonceng sepeda motor mengalami luka ringan.

Untuk mengungkap penyebab kecelakaan, Satlantas Polres Kudus masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi. 

Baca juga: Tidak ada rambu, Simpang Empat Melapi Putussibau Selatan rawan kecelakaan

Pewarta: Akhmad Nazaruddin

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019