PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berkomitmen mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Hal ini diimplementasikan BCA salah satunya dengan mendukung acara Gebyar UMKM di Pontianak. 

BCA yang turut mendukung pengembangan bisnis di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia, BCA hadir di acara Gebyar UMKM, 23 hingga 24 November 2019.

Hadir pada pembukaan gelaran Gebyar UMKM Kota Pontianak di Alun-Alun Kapuas, Sabtu (23/11) antara lain Verry Yang Kepala KCP Gajahmada Kota Pontianak, Wakil Walikota Kota Pontianak, Bahasan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo dan  Ketua HIMPU  (Himpunan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Deddy Supriadi, 
dan Ketua Panitia EO 9.0 di Pontianak.

Kepala KCP BCS Gajahmada Kota Pontianak, Verry Yang mengatakan, geliat bisnis UMKM sebagai penopang perekonomian Indonesia semakin beragam. Tren digitalisasi saat ini turut mempermudah UMKM untuk dapat berkembang melalui pemasaran langsung produknya dilintas daerah di Indonesia bahkan hingga ke mancanegara. Event gebyar UMKM ini menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan dan memacu daya saing UMKM untuk terus dapat menjawab tuntutan pasar dan tren konsumen saat ini.

Sejalan dengan itu, gelaran seperti ini juga turut mendorong bertumbuhnya kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat untuk menggunakan transaksi nontunai. Kemudahan
teknologi melalui inovasi dan transformasi digital telah membawa perubahan yang mendasar terhadap sistem pembayaran yang lebih praktis, mudah, efisien, dan aman.

"BCA senang dapat turut mendukung acara Gebyar UMKM, karena dapat memberikan kesempatan kepada UMKM untuk menunjukkan daya saingnya dan memperkenalkan keunggulan komparatifnya dalam menjawab kebutuhan pasar. Di samping itu, BCA juga selalu berkomitmen memperluas terbentuknya ekosistem pembayaran nontunai, menuju cashless society," ujarnya.

Verry menambahkan, gebyar UMKM merupakan sebuah bentuk komitmen Pemkot Pontianak dalam memberdayakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini menjadi salah satu solusi untuk mengenalkan produk pelaku UMKM yang ada di Kota Pontianak kepada masyarakat luas. Sekitar 50 partisipan yang ikut memeriahkan gelaran Gebyar UMKM Pontianak juga menawarkan berbagai produk menarik.

Guna merespon minat masyarakat khususnya generasi muda yang tinggi akan aplikasi layanan perbankan digital, BCA menawarkan solusi pembelian voucher di berbagai tenant Gebyar UMKM Pontianak dengan menggunakan aplikasi Sakuku, uang elektronik yang dapat digunakan bertransaksi melalui aplikasi smartphone, dan Sakuku dapat dengan mudah diunduh pada Google Play Store atau App Store.

Melalui Sakuku, pembelian berbagai produk-produk di Gebyar UMKM Pontianak menjadi cepat dan mudah. Disisi lain, pengunjung yang memiliki aplikasi Sakuku, kartu Flazz dan debit BCA juga dapat melakukan pembelian voucher untuk bertransaksi pada gelaran acara.

”Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada perekonomian kelas kecil dan menengah, tetapi juga turut menyadarkan masyarakat bahwa produk-produk UMKM lokal tidak kalah dengan produk-produk luar. Kecintaan pada produk lokal yang diinisiasi UMKM dapat mendorong tumbuhnya UMKM yang kreatif, inovatif, dan unggul sebagai salah satu penopang perekonomian bangsa,” tegas Verry Yang.

Sementara itu, Wakil Walikota Pontianak Bahasan mengucapkan terima kasih kepada pihak BCA Kota Pontianak yang turut serta mendukung kegiatan acara gelaran Gebyar UMKM Kota Pontianak ini. 

"Kita memberikan apresiasi kepada Bank BCA Kota Pontianak yang mensuport acara ini, semoga kegiatan gebyar UMKM ini bisa digelar secara berkesinambungan," harapnya.

Bahasan juga mendukung kegiatan gebyar UMKM Kota Pontianak, yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Pontianak dan juga pelaku usaha kuliner. 

"Kalau saya melihat antusias masyarakat, pengunjung dan juga para pelaku usaha makanan dan minuman yang tergabung dalam UMKM diikuti  sebanyak 49 stand ini, merupakan satu hal yang patut kita dukung bersama, dan ini merupakan jajanan khas kuliner Kota Pontianak," ujarnya.

Ia menambahkan, kuliner yang ditampilkan ini merupakan identitas kearifan lokal yang harus kita tunjukan kepada dunia luar, baik yang bersifat nasional maupun internasional.

Bahasan juga berharap kepada HIMPU Kota Pontianak untuk terus-menerus berinovasi dan berkreasi menggelar berbagai event yang menampilkan berbagai produk UMKM sehingga dapat menggairahkan para pengusaha makanan dan minuman di Kota Pontianak. 

Pewarta: Rilis

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019