Saat ini wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat di kepung banjir, sejumlah pemukiman penduduk terendam banjir, bahkan di prediksi banjir semakin meluas dan debit air semakin tinggi.

" Informasi yang kami terima malam ini daerah Bungan perhuluan sungai Kapuas hujan dan waspada banjir besar karena debit air di perkirakan malam ini dan besok masih terus naik," kata Ketua Tim Reaksi Cepat Pramuka Kapuas Hulu, Aliyanto, dihubungi ANTARA, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu malam.

Dikatakan Aliyanto, banjir kali ini cukup besar dari banjir - banjir sebelumnya, bahkan merendam pemukiman penduduk hampir di masing - masing kecamatan yang di landa banjir.
 
Sejumlah unggas berenang melintasi jalan yang terendam banjir di Teluk Barak, Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Minggu (13/9/2020). Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu menyatakan berdasarkan data per hari Minggu (13/9/2020) terdapat seratus rumah warga di lima kecamatan yaitu Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, Kalis dan Embaloh Hilir di kabupaten setempat yang terendam banjir akibat tingginya curah hujan selama beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/aww.


Menurut dia, saat ini perlu kewaspadaan dalam menghadapi banjir, utamakan keselamatan dan jangan mengambil resiko apabila tidak memungkinkan segera mengungsi.

" Kami dari Tim reaksi cepat pramuka siap membantu evakuasi silahkan hubungi 081256819622, masyarakat jangan panik sekali lagi utamakan keselamatan diri dan keluarga," kata Aliyanto.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu, Gunawan juga mengimbau kepada masyarakat Kapuas Hulu waspada banjir yang terjadi saat ini, karena debit air terus naik dan berpotensi banjir semakin besar dan meluas.
 
Seorang warga mendayung perahu melintasi banjir di kawasan Teluk Barak, Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Minggu (13/9/2020). Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu menyatakan berdasarkan data per hari Minggu (13/9/2020) terdapat seratus rumah warga di lima kecamatan yaitu Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, Kalis dan Embaloh Hilir di kabupaten setempat yang terendam banjir akibat tingginya curah hujan selama beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/aww.



" Curah hujan cukup tinggi yang juga terjadi di perhuluan sungai Kapuas, jadi masyarakat waspada banjir besar dan kami minta pihak kecamatan dan desa segera melaporkan setiap perkembangan banjir," kata Gunawan.

Saat ini kedalaman air rata - rata mencapai satu hingga tiga meter, ratusan rumah penduduk di Kapuas Hulu sudah terendam banjir.

Pewarta: Teofilusianto Timotiusius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020