Proses penangkapan salah seorang terduga teroris oleh Tim Densus 88 Antiteror yang bekerjasama dengan Polda Kalimantan Barat menggunakan kapal Polairud Polda Kalbar.

"Dari tiga wilayah penangkapan yang menangkap tiga orang terduga teroris, salah satu lokasi penangkapan berada di perairan, sehingga terduga teroris tersebut dibawa dengan kapal dari Polairud Polda Kalbar," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go, di Pontianak, Rabu malam.

Dia menjelaskan, penangkapan terduga teroris di Kalbar berada di tiga wilayah, yaitu di Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kabupaten Kubu Raya, dengan sebanyak tiga orang yang diamankan.

Penangkapan dipimpin langsung Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Dalam penangkapan kali ini Polda Kalbar mengerahkan brimob, jajaran reserse hingga polairud.

Untuk penggeledahan, Tim Densus 88 Antiteror bersama tim Polda Kalbar menggeledah empat rumah, salah satu rumah terduga teroris juga ada berada di Kabupaten Sekadau.

Adapun yang diamankan petugas, yaitu masing-masing berinisial RE (28) di Kota Pontianak, kemudian M (20) di Kota Singkawang, dan MR (27) di Kabupaten Kubu Raya, tepatnya di Kecamatan Batu Ampar.

"Saat ini para terduga teroris sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mako Brimob Polda Kalbar. Dari informasi Densus 88, ketiga pelaku ini merupakan kelompok dari jaringan JAD," katanya pula.

Pewarta: Andilala

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021