PT PLN (Persero) mengumumkan penyempurnaan aplikasi PLN Mobile salah satunya penyediaan fitur denominasi token Rp5.000 hingga 15.000 yang makin memudahkan pelanggan dalam memilih token listrik prabayar.

Wakil Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengatakan penambahan fitur-fitur baru itu hanya untuk satu tujuan agar perseroan bisa memberikan pelayanan pelanggan kelas VIP.

"Semua pelayanan yang berada di bawah naungan PLN, termasuk internet Iconnet, ListriQu untuk memperbaiki jaringan listrik di rumah-rumah, ada Charge.IN untuk mobil listik. Ke depan ada Smart Home, PLN Market dan lain-lain," kata Darmawan dalam webinar yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Aplikasi PLN Mobile menghadirkan denominasi token paling murah Rp5.000 yang ditujukan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM, seperti pedagang camilan aci agar mereka bisa terus berproduksi dan berjualan dengan konsumsi listrik yang kecil.

Selain denominasi token, fitur terbaru ini memudahkan pengecekan progres pengaduan karena bisa melacak lokasi petugas dan memeriksa status pengaduan.

Terdapat pula layanan permohonan pasang baru dan ubah daya secara instan, fitur swacam yang memudahkan pelanggan catat meter secara mandiri di rumah, hingga layanan pemasangan internet Iconnet.





Darmawan mengklaim dalam kurang dari satu tahun aplikasi PLN Mobile telah diunduh sekitar 10 juta, serta menduduki peringkat ketiga setelah Google dan Zoom Cloud Meetings.

Influencer atau pemengaruh Arif Muhammad menuturkan pengalamannya menggunakan PLN Mobile dan mengapresiasi desain aplikasi serta user interface dari aplikasi tersebut.

Pria yang sempat dikenal dengan moniker Poconggg ini mengajukan penambahan daya melalui aplikasi PLN Mobile, lalu jam 10 malam dia ditelpon petugas yang mau datang ke rumahnya untuk mengerjakan tambah daya.

Arif meminta petugas untuk datang besok pagi karena hari sudah malam, namun petugasnya menjawab bahwa permintaan pelanggan harus bisa diselesaikan 1x24 jam, ada atau tidak orang di rumah, petugas akan tetap membereskan pekerjaan tambah daya tersebut.

"Menurutku itu peningkatan yang luar biasa dan itu terjadi salah satunya karena ada aplikasi ini semuanya bisa kita kontrol dan ke-track di situ, baru download sudah terasa manfaatnya," tutur Arif.

PLN Mobile merupakan aplikasi customer self service berbasis mobile yang terintegrasi dengan Aplikasi Pengaduan dan Keluhan Terpadu (APKT) dan Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T).

Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui ponsel pintar dengan sistem operasi Android dan OS.


 

Pewarta: Sugiharto Purnama

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021