Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan  pesawat kargo Boeing 777 Freighter milik maskapai Qatar Airways nomor penerbangan QR8356 kode registrasi A7-BFG yang membawa logistik ajang balap motor World Superbike (WSBK) 2021 telah mendarat di Bandara Lombok.

“Salah satu pesawat terbesar di dunia, Boeing 777 Freighter, telah sukses mendarat dengan mulus di runway Bandara Lombok hasil perpanjangan. Seluruh proses ‘unloading’ berjalan dengan lancar dan normal,” kata Faik Fahmi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Faik Fami mengungkapkan, pendaratan pesawat sekelas Boeing 777 merupakan peristiwa bersejarah bagi Bandara Lombok. Hal tersebut sekaligus membuktikan bahwa runway dan apron baru Bandara Lombok cukup mumpuni untuk melayani pesawat berbadan besar.

Adapun pesawat membawa muatan kargo sebanyak 217 koli dengan berat 68.022 kilogram ini berangkat dari Bandara Internasional Hamad di Doha, Qatar.

Ia menyampaikan, pada Selasa (9/11) siang kemarin, juga telah tiba lagi satu pesawat kargo Boeing 777 Freighter Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR8872 kode registrasi A7-BFS di Bandara Lombok yang membawa kargo logistik WSBK 2021 sebanyak 963 koli dengan berat 72.926 kilogram.

Baca juga: Logistik WSBK Mandalika tiba di Bandara Lombok
Baca juga: Pertamina Mandalika minta pebalapnya maksimal di balapan pamungkas

Sebagaimana diketahui, menjelang perhelatan WSBK 2021 ini Bandara Lombok telah berhasil menuntaskan berbagai proyek pengembangan bandara.

Apron Bandara Lombok telah diperluas dari 108.100 meter persegi menjadi 136.300 meter persegi dan mampu menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Runway Bandara Lombok yang sebelumnya memiliki panjang 2.750 meter juga telah diperpanjang menjadi 3.300 meter serta ditingkatkan daya dukungnya sehingga mampu melayani operasional pesawat sekelas Boeing 777.

Sedangkan dari sisi fasilitas kargo, dilakukan pengembangan berupa pembangunan akses jalan sepanjang 1.500 meter dan pembangunan pelataran kargo seluas 6.000 meter persegi yang dapat menampung sebanyak 40 truk kargo untuk mendukung arus logistik.

Selain itu, Bandara Lombok juga telah merampungkan proyek perluasan terminal penumpang. Dengan perluasan ini, terminal penumpang Bandara Lombok memiliki luas 43.501 meter persegi dan mampu melayani 7 juta penumpang per tahun.

Sebelumnya, terminal penumpang bandara ini hanya berkapasitas 3,5 juta penumpang per tahun dengan luas 24.123 meter persegi.

"Dengan demikian, secara infrastruktur Bandara Lombok telah siap untuk menyambut tibanya logistik dan keperluan balap serta kedatangan para peserta, official, dan penonton ajang balap motor bergengsi WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika," ujarnya.

Ia menambahkan, dari sisi operasional, Bandara Lombok juga telah siap untuk menyambut event balap internasional tersebut.

Untuk memantapkan kesiapan operasional, Bandara Lombok telah melakukan beberapa simulasi di bandara, misalnya pada 26 Oktober 2021 digelar kegiatan simulasi penumpang dan antarmoda untuk memastikan kesiapan operasional dan layanan Bandara Lombok.

Sedangkan pada 5 November 2021 diadakan simulasi pengamanan (security exercise) untuk menguji prosedur penanganan keadaan darurat di Bandara Lombok demi mendukung kelancaran penyelenggaraan WSBK 2021.

Baca juga: Dua unit mobil listrik BMW jadi "official car" IATC dan WSBK Mandalika
Baca juga: Pertamina tingkatkan "brand image" jelang WSBK Mandalika
Baca juga: PLN siapkan sistem suplai listrik berlapis untuk WSBK Mandalika
 

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021