Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Tjhai Chui Mie bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dan Kepala Dinas PUPR Kota Singkawang memantau proses pekerjaan pelebaran Jalan Nasional dari Jalan Pasir Panjang depan Mako Rindam XII/Tpr sampai Jembatan Sedau sepanjang 4 kilometer yang mulai dikerjakan tahun ini.

"Pemkot dan masyarakat Kota Singkawang mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Balai Jalan. Karena ini merupakan kerja keras dari Kadis PUPR beserta jajarannya," kata Tjhai Chui Mie, Selasa.



Diakuinya, sejak dari awal menjabat sebagai Wali Kota Singkawang, dia sudah mempresentasikannya dan sekarang sudah terealisasi yang tentunya akan menambah keamanan dan kenyamanan bagi pengendara yang masuk ke Kota Singkawang yang sedang berkembang.

Menurutnya, untuk memajukan Kota Singkawang sebagai kota pariwisata, maka Singkawang butuh infrastruktur jalan yang baik.

"Dan pada hari ini sudah diwujudkan, yang mana total pelebaran jalan ada sekitar 5,5 meter, sementara bagian kiri dan kanan selebar 2,75 meter, serta saluran dan bahu jalan," tuturnya.

Dia berharap, pelebaran jalan khususnya di Kecamatan Singkawang Selatan bisa dilanjutkan sampai ke Hotel Mahkota Singkawang.

Kemudian, bisa berlanjut lagi ke Jalan Ali Anyang yang juga merupakan jalan Nasional.

Menurutnya pula, seiring adanya Pelabuhan Internasional Pantai Kijing di Sungai Kunyit, justru dampak positip pembangunannya bisa sampai ke Singkawang. Sehingga Singkawang harus siap menuju perkembangan itu.

"Saat ini kita sedang dalam proses pembangunan bandara, sehingga ini bisa sinergi," katanya.

Terkait dengan pelebaran jalan ini, dia meminta kepada seluruh pengguna jalan yang masuk ke Kota Singkawang hendaknya berhati-hati karena ada pekerjaan pelebaran jalan.

Tjhai Chui Mie juga meminta agar masyarakat Kota Singkawang bisa berpartisipasi yang apabila pekerjaan pelebaran jalan ini mengenai pagar atau lainnya karena dekat dengan sempadan jalan.

"Kepada lurah maupun RT nya bisa mensosialisasikan hal ini ke warganya agar proses pembangunan jalan ini bisa selesai tepat waktu," kata Tjhai Chui Mie.

Sementara pelaksana pelebaran jalan dari PT. TCM, Agus mengatakan, pihaknya saat ini sedang dalam proses penggalian, penimbunan dan pemasangan plastik cor kurang lebih sepanjang 2 Km di satu sisi bahu jalan.

Tahapan pada proses ini, katanya, akan terus dilakukan sampai seluruh sisi kiri dan kanan bahu jalan sepanjang 4 Km tersebut sepenuhnya di gali dan ditimbun kembali.

"Saat ini proses penggalian, penimbunan dan pemasangan plastik cor ini kita lakukan di satu sisi dulu, nantinya kita balas (di sisi sebelahnya)," katanya.

Saat ini, dalam proses pengerjaan pelebaran jalan pihaknya sudah melibatkan sekitar 50 orang pekerja.

Kedepannya akan bertambah karena memerlukan tenaga yang lebih banyak saat proses pembetonan dan pengaspalan.

Dengan penambahan jumlah pekerja tersebut, pihaknya optimis pekerjaan pelebaran jalan akan selesai di akhir Desember 2022. "Kami optimis target tercapai untuk rampung di akhir tahun ini," ujarnya.

Selain pelebaran jalan, pihaknya juga melakukan pembangunan barau di beberapa titik curam sehingga pelebaran jalan tetap dapat dilakukan.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022