Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kapuas Hulu Iman Setia Harnomo menerjunkan 522 petugas lapangan termasuk kepala desa untuk melakukan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

"Data dalam sistem ini akan terhubung dengan data kementerian atau lembaga di tingkat pusat, daerah hingga tingkat desa dan kelurahan," kata Iman dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (20/9).

Pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi terkait profil, kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan penduduk tersebut merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak oleh BPS pada 15 Oktober hingga 14 November 2022.

Data Registrasi Sosial Ekonomi tersebut akan tersedia mulai 2023 untuk membangun data kependudukan tunggal dan menjadi dasar pelaksanaan program pemerintah.

"Dengan data tunggal pemerintah dapat melaksanakan berbagai program secara terintegrasi, tidak tumpang tindih dan lebih efisien," ujar Iman.

BPS berkolaborasi dengan semua pihak termasuk camat dan kepala desa untuk menjaga kualitas dan keakuratan data Regsosek.

Sementara, Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat mengatakan data valid penting untuk pengambilan keputusan pemangku kepentingan untuk menyalurkan bantuan sosial dan melakukan program pembangunan.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan pendataan awal registrasi sosial ekonomi tersebut.
 

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022