Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, menetapkan sebanyak 10 desa di delapan kecamatan dalam pelaksanaan Program Kampung Kerukunan Sejahtera (KKS) 2023.

"KKS merupakan program yang dirancang Pemerintah Kabupaten Lamandau sebagai upaya menjaga dan meningkatkan sikap toleransi antarumat beragama dalam bermasyarakat," kata Kepala Badan Kesbangpol Lamandau Charles Rakam di Nanga Bulik, Senin.

Selain itu, katanya, pelaksanaan KKS untuk mendorong kerja sama dalam meningkatkan perekonomian tanpa memandang perbedaan agama suku budaya dan sosial lainnya sehingga tercipta kemakmuran bersama.

"Kami harapkan desa yang telah ditetapkan sebagai KKS dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakatnya, lebih bermoral, religius, dan aman berdasarkan nilai-nilai kearifan budaya lokal," tuturnya.

Kampung Kerukunan Sejahtera 2023 merupakan desa percontohan yang berisi sekelompok masyarakat yang dibina agar mampu memiliki ketahanan ekonomi, sosial, budaya, agama, memahami, dan menjiwai maupun mengimplementasikan empat pilar kebangsaan. Adapun sejak 2019-2022 sudah terbentuk 15 Kampung Berukuran Sejahtera di Lamandau.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Kalbar berikan 42 sepeda motor untuk desa mandiri

Adapun desa atau kelurahan yang ditetapkan sebagai Kampung Kerukunan Sejahtera 2023 meliputi Desa Kujan, Sumber Mulya, dan Bumi Agung di Kecamatan Bulik.

Selanjutnya Desa Bukit Bukit Harum dan Bukit Raya di Kecamatan Menthoby Raya, Desa Merambang di Kecamatan Bulik Timur, Desa Lopus di Kecamatan Delang, Desa Sungai Buluh di Kecamatan Belantikan Raya, Desa Panopa dan Tanjung Beringin di Kecamatan Lamandau.

"Program ini akan berlanjut secara bertahap untuk desa-desa yang lain," jelasnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya berharap agar perangkat daerah terkait lainnya bersama pemerintah kecamatan proaktif membina, memantau, mengevaluasi pelaksanaan maupun perkembangan kegiatan di desa pembinaan tersebut, dapat menyampaikan perkembangannya secara berkala, dan komprehensif.

Salah satu dampak nyata dari pelaksanaan program in, ujar dia,i adalah terjadinya peningkatan status kategori di desa-desa Kampung Kerukunan Sejahtera 2023, yakni desa yang sebelumnya masuk kategori berkembang naik status menjadi kategori maju hingga yang sebelumnya desa maju menjadi desa mandiri.

Baca juga: Kalbar dorong status desa mandiri di Kapuas Hulu
 

Sebanyak 53 kepala desa (kades) di Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat menerima lencana dan piagam penghargaan desa mandiri dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji bersama Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan.

"Kami terus mendorong peningkatan jumlah desa mandiri di Kalimantan Barat termasuk di Kapuas Hulu, sebagai reward saya juga berikut kendaraan bermotor untuk operasional kepala desa dengan status desa mandiri," kata Sutarmidji, di Putussibau Kapuas Hulu, Senin.

Disampaikan Sutarmidji, peningkatan desa mandiri harus menjadi perhatian serius semua pihak, sehingga tidak ada lagi desa berstatus tertinggal.

Dikatakan dia, untuk di Kalimantan Barat saat ini sudah ada 586 desa mandiri 53 diantaranya yaitu berada di Kabupaten Kapuas Hulu. 

"Sekarang ini tidak ada lagi desa sangat tertinggal di Kalimantan Barat, hanya saja masih terdapat 94 desa berstatus tertinggal dan saya targetkan tahun ini tidak ada lagi desa tertinggal," katanya.Baca juga: Sebanyak 53 desa mandiri di Kapuas Hulu terima lencana dari Mendes PDTT

Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Yansyah

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023