Bupati Sambas, Satono melepas keberangkatan 308 calon haji menuju Tanah Suci Mekkah dan dalam kesempatan itu meminta untuk terus menjaga kesehatan dan memperbanyak doa agar semua aktivitas mulai keberangkatan, ibadah, kepulangan bisa lancar dan mendapat predikat haji mabrur.

"Saya berpesan kepada seluruh jamaah yang berangkat tersebut agar menjaga kesehatan dan perbanyak doa supaya haji mereka berjalan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," ujarnya saat dihubungi di Sambas, Kalimantan Barat, Kamis.

Ia menyebutkan, dari total 308 orang calon haji Kabupaten Sambas yang berangkat, 149 orang di antaranya adalah laki-laki dan 159 orang lagi perempuan.

"Mereka semua sudah lama menantikan momen yang sangat membahagiakan ini. Mudah-mudahan jamaah kita sampai ke Tanah Suci dengan selamat dan bisa menjalankan ibadah haji dengan khusyuk," doanya.

Lebih lanjut, Satono mengucapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT karena pandemi COVID-19 sudah berakhir hingga jumlah jamaah yang berangkat haji dari Kabupaten Sambas meningkat.

"Pada 2022 lalu, jumlah jamaah kita yang berangkat hanya 143 orang. Jumlah itu dibatasi karena pandemi. Pada 2023 ini, jumlahnya 308 orang. Inilah salah satu yang harus kita syukuri," ucapnya.

Orang nomor satu di Pemkab Sambas itu merincikan, berdasarkan laporan Kementerian Agama Kabupaten Sambas, jamaah yang berangkat haji berasal dari seluruh kecamatan kecuali Subah dan Sajingan Besar.

"Rata-rata setiap kecamatan itu ada jamaah yang berangkat. Hanya Kecamatan Subah dan Kecamatan Sajingan Besar saja yang nihil. Mudah-mudahan tahun berikutnya ada," papar dia.

Dalam pelepasan calon haji Kabupaten Sambas tersebut, dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD Provinsi Kalbar, Prabasa, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, Yunisa Satono, para tokoh agama dan undangan lainnya.

 

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023