PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjalin kemitraan strategis dengan Bank Mandiri dalam upaya mengakselerasi transformasi digital khususnya di bidang transportasi logistik.

Bersama Bank Mandiri, ASDP perkuat kerja sama layanan perbankan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan dan Penyeberangan.

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar di Mandiri Club, Jakarta, Rabu (13/9/2023).

Ira, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, menyambut positif rencana kemitraan strategis dengan Bank Mandiri dalam upaya mengakselerasi transformasi digital di bidang transportasi logistik yang diharapkan membawa dampak positif dan signifikan bagi kedua belah pihak.

"Kami sangat bersemangat dengan kolaborasi ini bersama Bank Mandiri, sebuah institusi yang telah membuktikan keunggulannya selama bertahun-tahun. Harapannya tentu kita punya banyak kesempatan untuk terus memajukan Indonesia, dan menyejahterakan masyarakatnya," katanya.

Ira mengungkapkan bahwa ASDP telah memulai proses digitalisasi dan melaksanakan transformasi digital secara bertahap sejak 2017.

"ASDP terus memastikan agar kualitas bisnis dan operasional terus meningkat tentunya dengan adanya transformasi digital di seluruh aktivitas, mulai dari aspek komersial, operasional, keuangan, hingga pengelolaan sumber daya manusia. Hal ini dilakukan pada akhirnya dapat meningkatkan layanan dan kualitas layanan ASDP, sehingga pengguna jasa dapat merasakan pengalaman transaksi yang modern, mudah, cepat, dan aman," ujarnya.

Kerja sama ini akan memungkinkan ASDP untuk mengakses produk dan layanan digital komprehensif yang diberikan oleh Bank Mandiri. Hal ini mencakup kemudahan dalam pembiayaan serta kemudahan bertransaksi, baik untuk institusi maupun pengguna jasa.

Melalui produk dan layanan digital komprehensif yang dimiliki oleh Bank Mandiri, ASDP dapat memanfaatkan berbagai kemudahan transaksi perbankan hingga pembiayaan sehingga, dapat memberikan nilai tambah kepada ASDP serta masyarakat pada umumnya.

"Penandatanganan MoU ini merupakan salah satu bentuk sinergi BUMN dan sangat penting serta memiliki arti khusus bagi Bank Mandiri. Dimana dengan adanya MoU ini, memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk dapat memberikan solusi terbaik atas kebutuhan ASDP," kata Alexandra Askandar.

Ira menambahkan melalui kerja sama ASDP dan Bank Mandiri, kedua perusahaan akan menjajaki peluang-peluang potensial yang dapat menjadi bisnis bersama.

"Selanjutnya akan dilakukan juga terkait kajian-kajian mendalam dari berbagai aspek, seperti finansial, teknis, operasional, legal, dan aspek lainnya yang terkait dengan kemungkinan pelaksanaan kerja sama sebagai langkah tindak lanjut dari potensi bisnis yang ada," tuturnya.

 

Kenaikan jasa angkutan feri penyeberangan  Teluk Batang-Rasau Jaya yang dikelola PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) memberatkan pengusaha yang sering menggunakan transportasi berbahan besi tersebut.

Tarif penyeberangan ferry satu kali jalan saat ini sebesar Rp1.790.000 ditambah asuransi Rp28.900 dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp1.819.000
 
Roni salah satu supir truk yang menggunakan jasa ferry penyeberangan sungai Teluk Batang - Rasau Jaya mengaku, kenaikan ini sangat memberatkan pihaknya.
 
"Saya bawa truk roda 6, sekitar satu minggu terakhir naik harga tiketnya," ungkap Roni,Jum'at.
 
 Menurut Roni, harga kapal ferry milik ASDP ini seharusnya bisa lebih murah dari angkutan swasta, seperti angkutan sungai ferry Honda yang harganya masih kisaran Rp1.600.000.
 
"Ia Honda itu swasta, seharusnya ASDP kan pemerintah punya seharusnya lebih murah, " tuturnya.
 
Roni yang membawa kelapa ke Pontianak terpaksa putar otak untuk meringankan biaya operasional di lapangan.Baca berita selengkapnya: Kenaikan harga angkutan jurusan Teluk Batang - Rasau Jaya memberatkan pengusaha kopra



 

Pewarta: Farhan Arda Nugraha

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023