Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengemukakan, peran pendeta sebagai pemuka agama menjadi game changer menuju percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan di Papua.

"Di dalam kita menyusun Papua menjadikan Papua lebih sejahtera dan maju, maka peran para pimpinan agama, gereja, pimpinan para pendeta, itu menjadi kunci untuk game changer-nya," kata Ma'ruf saat bertemu dengan sejumlah pengurus gereja di Jayapura, Papua, Rabu.

Pertemuan bersama Persekutuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP), Papua Christian Center (PCC) di lantai Mezanin Hotel Suni Abepura itu dalam rangka silaturahmi sekaligus membicarakan masalah sosial.

"Selama ini saya selalu kalau ke Papua harus ketemu dengan para pendeta, karena menurut saya memang pendeta atau para pimpinan agama saya anggap sebagai salah satu kepemimpinan masyarakat yang memiliki pengaruh besar dalam rangka membimbing dan memberi pemahaman pada masyarakat," katanya.

Papua sebagai provinsi dengan pemeluk agama yang beragam, kata Wapres, memerlukan peran pemuka agama untuk sama-sama berjuang bersama pemerintah dalam merealisasikan pembangunan.

"Kalau kita betul-betul berjuang bersama membangun, masyarakat saya kira pasti akan sukses, itu keyakinan saya," ujarnya.

Sejumlah topik pembicaraan yang diangkat dalam pertemuan itu, di antaranya berkaitan dengan pembangunan Papua Cristian Center, hingga masalah pendidikan guru.

"Yang beberapa kali kita bertemu dan mungkin bisa dilaporkan sudah seberapa jauh itu bisa diproses dan tentu kita akan terus perjuangkan sampai berhasil," katanya.

Dalam kesempatan itu, Wapres lebih banyak menyerap aspirasi dari kalangan pemuka agama yang hadir untuk dibawa pada tahap lanjutan bersama otoritas terkait.

Pewarta: Andi Firdaus

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023