Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo mengatakan akan fokus pada pengembangan motornya jelang dan saat MotoGP Malaysia digelar di Sirkuit Internasional Sepang, akhir pekan ini.

"Sepang adalah sirkuit yang sangat bagus untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang bisa kami tingkatkan, dengan mengingat tahun depan (datang) tidak lama lagi," kata Quartararo, dikutip dari keterangan resmi Yamaha, Kamis.

Adapun Quartararo kini telah mengoleksi 145 poin dan bertengger di posisi kesembilan klasemen sementara. Ia mengaku tetap berambisi untuk kompetitif dan mengumpulkan lebih banyak poin di sisa musim 2023 ini.

"Tentu saja, tiga GP terakhir ini juga sangat penting, dan kami akan fokus untuk mendapatkan hasil terbaik. Namun, kami juga harus memastikan bahwa kami mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tahun 2024," ujar dia.

Baca juga: Jorge Martin menangkan sprint race MotoGP Thailand

Pembalap asal Prancis itu sendiri memiliki rekam jejak yang cukup baik di Sepang. Ia sudah lima kali membalap di sirkuit Sepang untuk tiga kelas balap, yakni Moto3 (2016), Moto2 (2017 dan 2018), serta MotoGP (2019 dan 2022).

Quartararo juga tidak pernah finis di luar tujuh besar. Ia meraih podium pertamanya di Malaysia tahun lalu ketika ia mengamankan tempat ketiga meski mengalami cedera tangan akibat kecelakaan.

Di sisi lain, rekan satu timnya, Franco Morbidelli, mengatakan ingin fokus untuk menemukan kecepatan yang optimal di grand prix mendatang.

Pembalap Italia itu memiliki kenangan positif terhadap GP Malaysia di kelas Moto2 pada tahun 2016 dan 2017 ketika ia masing-masing mengamankan posisi kedua dan ketiga. Finis tertingginya di MotoGP adalah bersama Yamaha pada 2019, menempati posisi keenam.

"GP Malaysia selalu menghadirkan tantangan uniknya sendiri. Cuaca bisa cerah dan sangat panas dan menuntut secara fisik, atau kita bisa mengalami hujan badai dan kondisi trek sangat basah, yang menuntut kekuatan mental, jadi kami harus siap menghadapinya dalam kondisi apa pun, dan memberikan yang terbaik," kata Morbidelli.

Baca juga: Jorge Martin rebut pole position di MotoGP Australia

Rangkaian pertama dari triple header kedua MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, menjadi salah satu balapan untuk menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara dunia ajang balap motor musim 2023.

Dikutip dari keterangan resmi MotoGP, Selasa, MotoGP Malaysia yang akan bergulir pada 10-12 November juga sekaligus merupakan satu dari tiga balapan terakhir musim ini, sebelum akhir musim ditentukan di MotoGP Qatar dan MotoGP Valencia, dua minggu setelahnya.

Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) masih memuncaki klasemen sementara dengan total 389 poin, sementara pesaing terberatnya musim ini, Jorge Martin (Prima Pramac) hanya terpaut 13 poin saja dari Bagnaia.

Bagnaia berpotensi untuk memperpanjang keunggulannya jika berhasil memenangkan atau berdiri di podium pada Sprint dan balapan utama di Sepang, akhir pekan nanti. Jika ia berhasil, maka pembalap yang akrab disapa Pecco tersebut sekaligus mengulangi pencapaiannya tahun lalu, dimana ia berhasil mengalahkan rekan satu timnya, Enea Bastianini, di sirkuit yang sama.

Sementara itu, Martin yang sudah sangat dekat untuk memuncaki klasemen musim ini, juga berpeluang besar buat mencegah Bagnaia mempertahankan gelar juara dunia. Namun, Martin yang sempat melakukannya saat MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika, beberapa waktu lalu, harus lebih sabar dan taktis agar bisa mengurangi kesalahan sendiri dan meningkatkan kepercayaan diri.Baca juga: MotoGP di Sepang jadi penentu gelar juara dunia musim 2023


 

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023