Personel TNI AU memperdalam ilmu investigasi kecelakaan dalam dunia penerbangan melalui seminar bertajuk Basic Investigator Workshop di Ruang Sumitro, Sekkau, Jakarta, Senin (24/6).

Kegiatan ini dilakukan agar para investigator TNI AU dapat mempertajam kemampuan investigasi dalam menyelidiki insiden kecelakaan penerbangan.

"Workshop ini adalah kesempatan bagi para peserta untuk menambah ilmu baru dan memahami perkembangan terbaru dalam investigasi di luar TNI AU," ujar Kepala Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Kapuslaiklambangjaau) Marsda TNI Danet Hendriyanto dalam siaran pers resmi TNI AU yang diterima ANTARA, Selasa.

Danet menjelaskan kegiatan seminar ini diikuti oleh 30 personel TNI AU yang mewakili beragam satuan.


Mereka dikirim untuk mengikuti seminar tersebut dengan harapan setiap satuan di TNI AU akan memiliki investigator berkualitas di bidang kecelakaan penerbangan.

Selama seminar itu, para peserta akan menerima materi tentang beragam teknik investigasi dari pembicara yang berasal dari pihak Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT)

Tidak hanya mendalami teknik investigasi, para peserta dan pembicara juga akan membahas beberapa contoh kasus insiden pesawat yang terjadi di beberapa tempat.

Danet memastikan para peserta akan mendapatkan materi yang berkualitas dalam seminar yang berlangsung empat hari, yakni Senin (24/6) hingga Kamis (27/6) itu.

"Melalui workshop diharapkan kemampuan investigasi di kalangan TNI AU dapat semakin ditingkatkan, sehingga memperkuat sistem keselamatan terbang dan kerja di jajaran TNI AU," seperti dikutip siaran pers TNI AU tersebut.


 

Pewarta: Walda Marison

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024