Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Rino Alvani Gani Sp.PD K-GEH mengatakan melakukan healthy lifestyle atau membiasakan gaya hidup sehat pada anak muda bisa mengurangi keparahan Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD.

“Cara menguranginya adalah healthy-life style, tidak merokok, berolahraga, makan teratur, tidak gemuk, kelola stress dengan baik,” kata Prof. Rino kepada ANTARA, Senin.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah gangguan pencernaan kronis saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus) secara berulang.

Rino mengatakan kebanyakan anak muda saat ini tidak menerapkan pola gaya hidup sehat sehingga menimbulkan berbagai penyakit di usia muda salah satunya gangguan pencernaan GERD.

Ia mengatakan anak muda saat ini banyak yang gemuk karena tidak berolahraga, menjadi perokok aktif, tidak makan dengan teratur atau mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Padahal dengan gaya hidup sehat, risiko keparahan GERD bisa dikurangi dan tidak menyebabkan peradangan di saluran cerna atas yang dapat merusak kerongkongan atau dapat memicu rasa sakit di dada.

Rino mengatakan GERD yang tidak terkontrol bisa menyebabkan berbagai komplikasi gangguan kesehatan lainnya seperti batuk-batuk atau timbul rasa pusing.

“GERD bisa menimbulkan rasa sakit atau panas di dada, dapat menimbulkan peradangan saluran cerna atas, dapat menyebabkan sulit menelan karena seperti ada gumpalan di tenggorokan, dapat memicu asma atau batuk-batuk lama, dapat timbul rasa pusing,” katanya.

Namun, meski GERD dapat memicu beberapa penyakit, Rino menegaskan GERD bukan sebagai penyebab utama kematian langsung atau kematian mendadak.

Pengelolaan stres yang kurang baik, menjadi salah satu risiko yang dapat memperparah GERD, yang akhirnya dapat menyebabkan stres berlebihan dan bisa memicu jantung berdebar.

GERD juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti peradangan kerongkongan hingga kanker esofagus, dan pneumonia aspirasi saat asam lambung masuk ke paru-paru.

 

 

Pewarta: Fitra Ashari

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2026