Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sampah (UPTPS) Kota Singkawang menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah pada perhelatan Pawai Lampion dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Kepala UPTPS Kota Singkawang Dedi Wahyudi di Singkawang, Senin, mengatakan pihaknya akan menempatkan sebanyak mungkin tempat sampah di berbagai lokasi kerumunan penonton, terutama di sepanjang rute Pawai Lampion dan pusat kegiatan Cap Go Meh.

“Kami akan menempatkan tempat-tempat sampah di lokasi yang menjadi pusat keramaian penonton saat Pawai Lampion dan Cap Go Meh berlangsung, sehingga masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dia mengharapkan langkah tersebut mendorong kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, sekaligus meminimalisasi sampah yang berserakan di ruas jalan dan fasilitas umum.

Ia menjelaskan penempatan tempat sampah tambahan sudah dijadwalkan dilakukan pada Minggu (1/3) sebelum rangkaian kegiatan dimulai.

Selain itu, petugas kebersihan akan disiagakan untuk melakukan pemantauan dan pembersihan secara berkala selama acara berlangsung.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana untuk membuka rekrutmen relawan kebersihan guna membantu petugas di lapangan, mengingat tingginya potensi peningkatan volume sampah selama kegiatan.

Dedi menambahkan pelaksanaan Pawai Cap Go Meh tahun ini bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, sehingga sebagian petugas kebersihan yang beragama Islam tetap menjalankan ibadah puasa.

“Karena itu, dukungan dan kesadaran masyarakat sangat kami harapkan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan tidak terlalu membebani petugas,” katanya.

Ia menegaskan persoalan kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Jangan sampai kemasan acara Cap Go Meh sudah baik dan dikenal luas, tetapi persoalan sampah sisa kegiatan tidak tertangani maksimal. Kebersihan merupakan bagian penting dari kesuksesan sebuah event,” ujarnya.

Dia menargetkan Pawai Lampion dan Cap Go Meh 2026 dapat berjalan tertib, aman, dan bersih, sehingga semakin memperkuat citra Singkawang sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Pewarta: Narwati

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2026