Sebaran Titik Api di Kalbar

  • Senin, 15 Agustus 2016 7:59

Seorang wartawan televisi melintasi lahan gambut yang dibakar warga di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu (14/8). BMKG menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan sensor MODIS (Satelit AQUA dan Terra) pada 14 Agustus per pukul 5 pagi menunjukkan adanya 165 titik api di 11 kabupaten, sedangkan per pukul 4 sore menunjukkan adanya 33 titik api di 10 kabupaten di wilayah Kalbar. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/16

Seorang wartawan televisi mengambil gambar pohon terbakar di lokasi lahan gambut yang dibakar warga di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu (14/8). BMKG menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan sensor MODIS (Satelit AQUA dan Terra) pada 14 Agustus per pukul 5 pagi menunjukkan adanya 165 titik api di 11 kabupaten, sedangkan per pukul 4 sore menunjukkan adanya 33 titik api di 10 kabupaten di wilayah Kalbar. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/16

Seorang pria berjalan melintasi lokasi lahan gambut yang dibakar pemilik tanah di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu (14/8). BMKG menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan sensor MODIS (Satelit AQUA dan Terra) pada 14 Agustus per pukul 5 pagi menunjukkan adanya 165 titik api di 11 kabupaten, sedangkan per pukul 4 sore menunjukkan adanya 33 titik api di 10 kabupaten di wilayah Kalbar. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/16

Seorang pria berjalan melintasi lokasi lahan gambut yang dibakar pemilik tanah di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu (14/8). BMKG menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan sensor MODIS (Satelit AQUA dan Terra) pada 14 Agustus per pukul 5 pagi menunjukkan adanya 165 titik api di 11 kabupaten, sedangkan per pukul 4 sore menunjukkan adanya 33 titik api di 10 kabupaten di wilayah Kalbar. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/16

Seorang pria berdiri di atas batang pohon yang patah di lokasi lahan gambut yang dibakar warga di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu (14/8). BMKG menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan sensor MODIS (Satelit AQUA dan Terra) pada 14 Agustus per pukul 5 pagi menunjukkan adanya 165 titik api di 11 kabupaten, sedangkan per pukul 4 sore menunjukkan adanya 33 titik api di 10 kabupaten di wilayah Kalbar. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/16

Berita Terkait