Jakarta (ANTARA Kalbar) - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menandatangani kontrak pembelian 37 unit kendaraan tempur tank infanteri BMP-3F seri-2 senilai 114 juta dolar Amerika Serikat dari Rusia, yang kemudian akan digunakan oleh TNI AL.

Penandatanganan kontrak itu diwakili oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan Mayjen TNI Ediwan Prabowo bersama Kepala Perwakilan JSC Rosoboronexport di Indonesia Vadim Varaksin, di Kantor Kemhan, Jakarta, Jumat.

Kabaranahan Kemhan Mayjen TNI Ediwan Prabowo, mengatakan, pembelian 37 unit "infantry fighting vehicle" atau Tank BMP-3F itu menggunakan skema "state credit" dari pemerintah Rusia senilai 114 juta dolar AS.

"Harga 114 juta dolar ASsudah termasuk amunisi, spare part, dan biaya pengiriman," ujarnya.

Tak hanya itu, JSC Rosoboronexport berkomitmen untuk membantu pemeliharaan. Pada awalnya, mereka akan melakukan pelatihan kepada montir-montir Korps Marinir AL, kemudian nantinya kita bisa melakukan pemeliharaan sendiri, katanya.

Ediwan mengungkapkan, pengadaan alat perang tersebut dilakukan Kemhan dengan menggunakan fasilitas pendanaan melalui APBN 2011. "Pengadaan kali ini adalah lanjutan dari 17 unit yang telah dilakukan pada 2008," katanya.

(S037)

Pewarta:

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2012