Jakarta (ANTARA Kalbar) - Pekan Raya Jakarta atau PRJ memang telah berusia 45 tahun, namun ajang yang digelar di JI Expo, Kemayoran menyatakan akan tetap mempertahankan konsep "pasar malam" dengan berbagai barang yang ditawarkan dengan harga miring.
"Konsep pasar malam ini masih dipertahankan, malah untuk kebudayaan khas Betawi lokasinya ditambah, didepan Hall D," kata Manajer Humas PRJ Dinar Hanggarini di Jakarta, Sabtu.
Dinar menyebut Direktur Utama PT. Jakarta International Expo Sri Hartati Murdaya telah menyatakan ajang PRJ sebagai "pameran plus" namun dengan tidak meninggalkan ciri khasnya sebagai sebuah pasar malam besar.
Ciri khas lainnya yakni kebudayaan Betawi juga disebut Dinar tidak dilupakan dalam PRJ ke-45 tahun ini, bahkan semakin bertambah meriah, karena tidak hanya kerak telor yang disajikan pedagang di ajang PRJ namun juga makanan khas Betawi lainnya seperti selendang mayang atau bir pletok.
"Ada juga ondel-ondel yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk berfoto bersama. Di 'stand' Pemprov DKI bahkan ada atraksi budaya tiap hari, dari Dinas Pariwisata," paparnya.
Untuk tahun 2012 ini, sebanyak 2.650 perusahaan ikut serta dalam ajang yang digelar sebulan mulai dari 14 Juni-15 Juli, yang merupakan rangkaian acara peringatan HUT DKI ke-485.
Banyak artis papan atas tanah air yang telah dijadwalkan untuk tampil di beberapa panggung yang disediakan panitia seperti Iwan Fals, Slank, Ungu, Wali, Godbless atau Nidji.
Sebanyak 4.000 personel dari Polda Metro Jaya telah disiapkan untuk melakukan pengamanan dan jumlah itu masih akan ditambah jika dinilai perlu.
"Kita sendiri punya tim pengamanan, ribuan orang, dan ada kerja sama juga dengan TNI," kata Dinar mengenai keamanan.
(A043)
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2012
"Konsep pasar malam ini masih dipertahankan, malah untuk kebudayaan khas Betawi lokasinya ditambah, didepan Hall D," kata Manajer Humas PRJ Dinar Hanggarini di Jakarta, Sabtu.
Dinar menyebut Direktur Utama PT. Jakarta International Expo Sri Hartati Murdaya telah menyatakan ajang PRJ sebagai "pameran plus" namun dengan tidak meninggalkan ciri khasnya sebagai sebuah pasar malam besar.
Ciri khas lainnya yakni kebudayaan Betawi juga disebut Dinar tidak dilupakan dalam PRJ ke-45 tahun ini, bahkan semakin bertambah meriah, karena tidak hanya kerak telor yang disajikan pedagang di ajang PRJ namun juga makanan khas Betawi lainnya seperti selendang mayang atau bir pletok.
"Ada juga ondel-ondel yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk berfoto bersama. Di 'stand' Pemprov DKI bahkan ada atraksi budaya tiap hari, dari Dinas Pariwisata," paparnya.
Untuk tahun 2012 ini, sebanyak 2.650 perusahaan ikut serta dalam ajang yang digelar sebulan mulai dari 14 Juni-15 Juli, yang merupakan rangkaian acara peringatan HUT DKI ke-485.
Banyak artis papan atas tanah air yang telah dijadwalkan untuk tampil di beberapa panggung yang disediakan panitia seperti Iwan Fals, Slank, Ungu, Wali, Godbless atau Nidji.
Sebanyak 4.000 personel dari Polda Metro Jaya telah disiapkan untuk melakukan pengamanan dan jumlah itu masih akan ditambah jika dinilai perlu.
"Kita sendiri punya tim pengamanan, ribuan orang, dan ada kerja sama juga dengan TNI," kata Dinar mengenai keamanan.
(A043)
Editor : Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2012