Mekkah (ANTARA Kalbar) - Kurma Azwa atau kurma Nabi, jenis terbaik yang dijual di Pasar Kakiyak, atau pasar induk buah, hewan dan sayuran di Mekkah, dijual seharga 700 real atau sekitar Rp189.000 per kilogram, Minggu.

"Ada 740 jenis kurma, mulai dari harga 70 real, 60 real, sampai termurah tujuh real per kilogram," kata pedagang kurma grosir Abdul Hamid, dalam bahasa Arab yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Zaini, sopir yang sekaligus menjadi 'guide' kelompok Media Center Haji (MCH) Daker Mekkah.

Kurma Ambar jenis kurma terbaik kedua, dan kurma Rabiah kurma yang termurah dengan harga tujuh real per kilogram, kata Abdul Hamid, pedagang kurma asal Mesir di kiosnya yang menyediakan puluhan jenis kurma layak pasar atau yang biasa dicari orang.

"Ada yang harganya 40 real, 30 real dan 10 real. Yang banyak diminta jenis yang sedang kira-kira 10 dan 20 real," katanya sambil menambahkan selama musim haji biasanya barangnya habis antara 10 ton sampai 20 ton.

Selain kurma dengan biji dan juga yang muda, ia juga menjual kurma olahan dalam kaleng yang telah dicampur dengan madu serta kurma yang dijual hanya dagingnya saja terbungkus dalam kotak-kotak bermacam ukuran.

Kurma olahan tanpa biji berbentuk seperti 'jenang' penganan asal Jawa itu, katanya, dapat dimanfaatkan sebagai tambahan bagi pembuatan berbagai jenis kue. Ada pula kurma muda yang masih segar dijual dengan tangkainya.

Semua kurma itu, katanya, didatangkan dari Medinah yang wilayahnya terdapat banyak kebun kurma. Pasar Kakiyak di pinggiran kota Mekkah itu terbagi dalam beberapa zona, seperti zona kambing, zona unta, sapi, buah-buahan, sayuran dan kebutuhan pokok lainnya.

Buah-buahan anggur, jeruk, pir, pisang dan nenas tersedia di zona buah. Sedangkan sayuran yang tersedia antara lain tomat, kol, oyong, bawang bombai, cabai, serta sayur-mayur dedauan seperti sawi. Zona pasar kambing dilengkapi juga di sampingnya lokasi tempat penyembelihan (rumah potong) sehingga pada musim haji zona itu banyak didatangi pembimbing ibadah serta jemaah yang akan membayar Dam.

(J003)

Pewarta:

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2012