Moskow (Antara Kalbar) - Sebuah pesawat ruang angkasa tak berawak AS yang dimaksudkan untuk mempelajari debu bulan dibawa ke orbit rendah Bumi pada Jumat malam, dan peluncuran disiarkan langsung di website NASA.

Pesawat penyelidik penjelajah atmosfer dan lingkungan debu bulan (LADEE) telah berhasil dipisahkan dari Minotaur V, roket pembawa sesaat sebelum tengah malam, demikian dilansir kantor berita RIA Novosti dari NASA.

Peluncuran dari Fasilitas Penerbangan Wallops di Virginia adalah penerbangan perdana untuk Minotaur V, yang dikembangkan oleh Orbital Sciences Corporation.

LADEE akan menghabiskan 23 hari di high-elips orbit rendah Bumi sebelum bertahap pindah ke orbit Bulan.

Misi robot bernilai 280 juta dolar AS itu pertama kali diumumkan pada tahun 2008. Rencananya misi tersebut akan mempelajari atmosfer bulan yang langka, yang penting bagi rencana pembangunan teleskop di Bulan, serta untuk prospek basis berawak di bulan.

Misi itu juga akan menguji perangkat komunikasi laser, yang diharapkan NASA dapat menggantikan komunikasi radio yang lambat dan kurang efisien.

Misi yang direncanakan berlangsung selama 100 hari dan dapat diperpanjang sampai sembilan bulan itu akan berakhir dengan pesawat ruang angkasa menjelajahi Bulan dan hasilnya akan diteliti secara ilmiah.

(Ant News)

Pewarta:

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013