Ngabang (Antara Kalbar) - Sekelompok  masyarakat di Tubang Raeng, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Selasa (17/12) melakukan aksi sweeping kendaraan jenis mobil Grandmax. Aksi masyarakat dipicu adanya korban tabrak lari hingga meninggal dunia.

"Rabu pagi sekitar pukul 05.00 WIB, ada seorang warga ditabrak mobil jenis Grandmax. Korban sampai meninggal dunia, sehingga siang sampai malam warga melakukan penyetopan kendaraan yang melintas," ujar Toro seorang warga, kepada Antara.

Informasi Antara menyebutkan, korban kecelakaan bernama Pinus (27 tahun) warga Tubang Raeng meninggal dunia akibat ditabrak sebuah mobil Grandmax dari arah Pontianak ke Sanggau.

Spontanitas warga melakukan aksi sweeping mobil Grandmax dari segala arah. Warga memberhentikan kendaraan dan dikumpulkan di halaman sebuah sekolah dasar di daerah setempat mencapai puluhan unit.

Kejadian sweeping yang dilakukan warga mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Dewan Adat Dayak Kabupaten Landak langsung menggelar rapat di rumah korban yang dihadiri jajaran Polres Landak dan Danramil Ngabang dan unsur lainnya guna menyepakati jalan keluar dari aksi sweeping warga.

"Dalam aksi sweeping dari siang sampai malam  pukul 19.30 WIB, sebanyak 22 buah mobil Grandmax ditahan warga. Namun berdasarkan keputusan rapat bersama yang dilakukan oleh DAD, maka mobil sudah dipersilakan jalan," ungkap Agus seorang warga.

‎​Kasatlantas Polres Landak AKP Bagus Nyoman Gj mengatakan, aksi masyarakat melakukan penyetopan kendaraan dilakukan secara spontanitas. Pihaknya secara pelan-pelan melakukan negosiasi dan mediasi.

"Kami akan terus melakukan pencarian dan hingga saat ini pihak kepolisian sudah di lapangan untuk mencari mobil di maksud," ujar Bagus Nyoman.

Pewarta: Kundori

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2013