Ngabang (Antara Kalbar) - Tim auditor Irjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan turun memantau pelaksanaan Ujian Nasional di Kabupaten Landak.

"Dua kabupaten di Kalbar dipantau auditor tim Irjen Kemendikbud. Salah satunya di SMK Negeri Ngabang. Mareka melakukan pengarahan seperti meminta naskah soal di masukan di lemari dan digembok," kata Kepala SMKN 1 Ngabang Dominikus Dasit di Ngabang, Selasa.

Menurut Domi, kunci gembok harus dipegang 4 orang panitia yang sudah ditunjuk. Meskipun itu tidak ada prosedur dalam pelaksanaan Unas namun sebagai langkah menjaga komitmen dan intregritas dalam pengamanan ujian nasional.

"Untuk pelaksanaan Ujian di sekolah kami tidak ada hambatan. Peserta dari 149 terdaftar, hadir 148 peserta, 1 siswa sudah lama mengundurkan diri setelah kami konfirmasi tidak ada alasan," kata Domi.

Senada diungkapkan Kepala SMAN 1 Ngabang Thomas Edison yang juga menggembok 4 buah di pintu tempat penyimpanan naskah soal Ujian Nasional.

"Tidak ada kendala, ujian nasional berlangsung sesuai prosedur berpatokan aturan yang ada. Siswa kami 3 orang sudah mundur sejak awal hanya sudah terdaftar," kata Thomas.

Ia menegaskan, pada saat didata siswa yang bersangkutan masih aktif masuk. "Sudah kami buat surat panggilan tidak ada tanggapan dan mengundurkan diri tidak ada alasan," ujar Thomas.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Landak V. Syaidina mengatakan, dari hasil pemantauan ujian nasional di Landak hingga hari kedua, Selasa berjalan lancar dan sesuai aturan.

"Masih berjalan seuai aturan berlaku tidak ada kejadian yang mengganggu. Aman dan lancar. Untuk di daerah lain kecamatan belum ada masuk ke kita. Karena kami hanya pantau di satu sekolah saja di Ngabang," katanya singkat.

Pewarta: Kundori

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015