Sanggau (Antara Kalbar) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sanggau mengamankan tiga pasangan diluar nikah saat menggelar razia, Rabu (25/5) dinihari.

Ironisnya, lima orang dari ketiga pasangan itu merupakan pelajar di salah satu sekolah menengah atas di Kota Sanggau.

Saat dirazia, salah seorang pelajar itu, didepan petugas menjawab dengan berbelit-belit dan berusaha menyembunyikan pacarnya, yang bukan seorang pelajar, di balik kasur.

Namun, petugas tak kehabisan akal dan akhirnya setelah dibuka ternyata ada seorang pria dewasa terbaring.
Lantas, pasangan langsung digelandang ke Kantor Sat Pol PP Sanggau. Saat melaksanakan razia di kos tersebut, petugas juga menemukan satu sachet obat kuat.

Razia yang dimulai pada pukul 03.00 WIB itu Satpol PP Sanggau dibackup petugas Polres Sanggau, Kodim 1204, Koramil Kapuas, Polsek Kapuas, secara keseluruhan berhasil menjaring 12 orang.

Selain itu, warga lain yang ikut terjaring merupakan tamu yang menginap di penginapan yang berada di kota Sanggau. Bahkan dua diantaranya positif sebagai pemakai narkoba.

Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan Satpol PP Sanggau, Wendy Verry Nanda SH menuturkan ketiga pasangan yang razia itu, lima merupakan pelajar itu kedapatan berduaan di kamar kos yang berada di kawasan Bogor, Kelurahan Ilir Kota.

Sementara, satu pasangan lain, prianya bukanlah pelajar dan melainkan orang dewasa. "Pelajarnya ada lima orang, perempuan tiga dan dua laki-laki. Nah, satu pasangan lainnya, pria bukan pelajar tetapi seorang sopir," jelasnya.

Sedangkan yang lainnya, kata Wendi, merupakan warga yang tidak bisa menunjukan identitasnya saat dilaksanakan razia tersebut.

Ditambahkan, razia tersebut dilakukan untuk meminimalisir pekat terlebih lagi menjelang bulan puasa ramadan.

"Selain pelajar itu, merupakan para warga yang tak mengantongi kartu identitas. Nah, dua diantaranya positif sebagai pemakai narkoba," ujarnya.

Sedangkan bagi yang terjaring tersebut, setelah dilaksanakan tes urine oleh BNNK Sanggau, langsung mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Sanggau.

Menjelang bulan puasa, ujar Wendi, razia serupa akan semakin digencarkan.

Disamping itu, bagi kelima pelajar tersebut, Satpol PP langsung menyerahkan kepada gurunya di sekolah yang bersangkutan.

Pewarta: M Kusyairi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2016