Pontianak (Antara Kalbar) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, hingga Selasa atau hari keempat terus berupaya memadamkan api di lahan gambut kawasan Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara.

"Hingga saat ini, kami terus berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut yang terbakar seluas satu hektare di kawasan Perdana Kelurahan Bansir Darat, yang terbakar sejak Jumat (6/1)," kata Kepala BPBD Kota Pontianak, Aswin Taufik di Pontianak, Selasa.

Ia menjelaskan, hingga hari ini, lahan gambut yang terbakar tersebut, masih mengepulkan asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan tersebut.

"Kami bersama TNI, Polri, pemadam kebakaran swasta dan warga setempat sudah empat hari ini berusaha memadamkan kebakaran lahan yang tak jauh dengan permukiman warga," ujarnya.

Kendala pemadaman api di lahan gambut adalah api terus berkobar di kedalaman gambut yang tebal, sehingga air yang disemprotkan sulit memadamkan, katanya.

Aswin menambahkan, kebakaran lahan tidur itu diduga sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan.

"Karena lahan yang terbakar tersebut masih basah dan lembab, sehingga kecil kemungkinan kalau kebakaran itu faktor alam," ujarnya.

Apalagi, beberapa hari yang lalu Kota Pontianak telah turun hujan.

Menurut dia, lahan gambut bila sudah terbakar memang sulit untuk dipadamkan.

"Untuk itu, kami bersama-sama pihak terkait dan warga setempat turus memantau dan melakukan penyiraman secara rutin di lahan yang masih ada titik apinya," kata Aswin.

Menurut dia, api di lahan gambut baru bisa dipadamkan apabila secara terus menerus disiram dengan air dengan waktu sekitar sembilan hingga sepuluh jam, sehingga membutuhkan kerja keras.


(U.A057/A013)

Pewarta: Slamet Ardiansyah

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017