Pontianak (Antara Kalbar) - Tim dari Kementerian Pertahanan RI melakukan diskusi bersama Pemerintah Kota Singkawang terkait rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang nantinya juga akan melintasi kota tersebut.

"Kunjungan kita ke sini meminta kerjasama dari pihak pemerintah daerah setempat untuk membantu kelancaran pembangunan infrastruktur jalur rel kereta api di Provinsi Kalimantan Barat," kata ketua tim dari Kemenhan RI, Kolonel Arm Budi Setiawan, saat berkunjung ke Singkawang, Selasa.

Terkait rencana pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur jalur rel kereta api di wilayah Kalimantan ternyata tak main-main.

Setelah mengunjungi Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang dan Sambas yang dimungkinkan akan menjadi lintasan jalur rel kereta api.

Kunjungan Budi Setiawan beserta timnya ke Kota Singkawang untuk menggelar diskusi bersama Kepala Bappeda Bengkayang, Singkawang, dan Sambas guna membahas Litbang strategis pembangunan infrastruktur jalur rel kereta api khususnya di wilayah Kalimantan Barat dalam rangka mendukung pertahanan negara RI.

Menurutnya, rencana pembangunan jalur rel kereta api yang akan dihubungkan dengan wilayah Kalimantan Barat akan sangat membantu tugas pokok TNI dalam menjaga perbatasan RI.

"Namun, untuk mewujudkan pembangunan di suatu daerah tentu pihaknya perlu sinergitas dari pemerintah pusat untuk mau memberikan masukan-masukan atau saran dari pemerintah daerah masing-masing," katanya.

Apabila pembangunan jalur rel kereta api sudah terealisasi, katanya, maka akan banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat, salah satunya dari segi ekonomi.

"Semua potensi kekayaan alam yang ada di daerah harus di berdayakan. Sehingga angkutan kereta api (pulang perginya) tidak mengalami kekosongan," katanya.

Diskusi yang difasilitasi Kodim 1202/Skw di Aula Makodim Singkawang itu diselingi dengan sesi tanya jawab dan berlangsung dengan aman tertib dan lancar.

Pewarta: Rendra Oxtora dan Rudi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017