Pontianak (Antaranews Kalbar) - Bank Mandiri melalui kegiatan kepedulian sosialnya mendukung program Pengabdian Tanpa Batas Tentara di Perbatasan (Petasan), yang digagas TNI melalui Korem 121 ABW.

"Bentuk dukungan kita yakni pembangunan sarana dan prasarana di 9 sekolah dasar, sepanjang daerah perbatasan Kalbar dan Malaysia," ujar Regional Operation Head Bank Mandiri Wilayah Kalimantan, Ario Tejo Bayuaji di Pontianak, Sabtu.

Menurutnya program Petasan yang bergerak di bidang peningkatan pendidikan tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat perbatasan.

"Perbatasan wilayah negara pada hakikatnya mengandung potensi strategis. Oleh karena itu kita juga ikut hadir bersama TNI tersebut," jelasnya.

Dikatakan dia daerah perbatasan tersebut salah satu sektor yang perlu mendapatkan perhatian adalah sektor pendidikan terutama pendidikan dasar untuk putra-putri generasi penerus bangsa Indonesia.

"Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan di perbatasan merupakan langkah penting untuk mengukuhkan sistem pertahanan nasional di beranda depan bangsa. Melalui pendidikan moral, ilmu pengetahuan sains, dan budaya," sebutnya.

Bank Mandiri jelas Ario, juga hadir di perbatasan dengan memberikan kemudahan bertransaksi layanan perbankan untuk masyarakat sekitar perbatasan dan para imigran di pos lintas batas negara.

"Dalam hal ini bank Mandiri menghadirkan layanan Kantor Cabang Pembantu, di Entikong dan Putussibau serta dalam waktu dekat juga Bank Mandiri akan menghadirkan kantor layanan kas di Kawasan Aruk yang dilengkapi mesin EDC dan ATM," jelasnya.

Sementara itu Komandan Korem (Danrem) 121/ABW, Brigjen TNI Bambang Ismawan mengatakan di tahap awal pihaknya dalam Petasan menyasar 20 sekolah dasar yang ada di sepanjang perbatasan di Kalbar.

"Tentu masih banyak sekolah di perbatasan yang perlu sentuhan dan partisipasi kita semua," sebutnya.

Ia memaparakan bentuk pelaksanaan dari Petasan di antaranya dengan melakukan renovasi terhadap gedung sekolah yang kurang layak.

"Selain itu, melalui Bintara yang bertugas di perbatasan akan turut dilibatkan dalam proses mengajar anak-anak di perbatasan dengan kata lain menjadi guru di sejumlah sekolah yang kekurangan tenaga pendidik," ucapnya.









 

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018