Entikong (Antaranews Kalbar) - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan program Pengabdian Tanpa Batas Tentara di Perbatasan akan diperbesar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

        "TNI dan Polri hadir di perbatasan selain mengamankan dan menjaga kedaulatan negara, juga untuk menyelesaikan persoalan masyarakat di perbatasan seperti pendidikan dan layanan kesehatan," katanya saat bertatap muka dengan jajaran Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) di Entikong, Kalimantan Barat, Jumat.

        Panglima mengatakan pihaknya mengapresiasi program Pengabdian Tanpa Batas Tentara di Perbatasan yang diluncurkan Korem 121/ABW.

        "Ke depan program ini akan diperbesar dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait, termasuk Polri dan  Bea Cukai, untuk memberikan layanan pendidikan, kesehatan dan penyuluhan pertanian, sehingga masyarakat di perbatasan juga sejahtera," katanya.

        Danrem 121/ABW, Brigjend Bambang Ismawan menyampaikan, kegiatan Pengabdian Tanpa Batas Tentara di Perbatasan merupakan program kerja Korem 121/ABW yang difokuskan kepada wilayah kodim perbatasan.

        Menurut dia, program itu muncul dari keprihatinan TNI selama melakukan peninjauan ke beberapa wilayah perbatasan.

        "Kami masih banyak menemukan sekolah yang masih kekurangan guru dan sarana prasarana yang terbatas. Dari sini kita menemukan sebuah formula yang kita beri nama Pengabdian Tanpa Batas Tentara di Perbatasan disingkat Petasam. Program ini menyisir sekolah-sekolah yang ada di Kalimantan Barat, khususnya di perbatasan yang masih terkendala dengan masalah kekurangan guru dan sarana prasarana," katanya.

Baca juga: "Petasan", upaya Korem 121/ABW bantu peningkatan pendidikan daerah

Pewarta: Rini Utami

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018