Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan, jabatan atau posisi kepala dinas di lingkungan Pemkot Pontianak terbuka untuk semua etnis.

"Pemkot Pontianak sejatinya terbuka apabila ada SDM dari etnis Dayak memenuhi syarat untuk menjabat di posisi kepala dinas di lingkungan Pemkot Pontianak," kata Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Sabtu.

Ia tidak mempermasalahkan jabatan apa pun di lingkungan Pemkot Pontianak diisi oleh etnis apa pun, termasuk dari etnis Dayak. "Cuma di lingkungan Pemkot Pontianak ini SDM dari etnis Dayak masih terbatas, kan ada jenjang, kami kalau kompetensinya ada, itu tidak masalah, justru kami yang mencari," ujarnya.

Dulu, menurut dia, ada etnis Dayak yang memenuhi syarat namun sudah pindah ke daerah. "Nanti kalau ada lelang jabatan secara online silakan dari mana pun bisa ikut," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat, Jakius Sinyor berharap agar ada kepala dinas dari etnis Dayak di lingkungan Pemkot Pontianak.

Jakius menilai, jika ada orang Dayak yang berkompeten untuk menduduki jabatan sentral di Pemkot Pontianak bukan tidak mungkin hal itu dapat terjadi.

"Tapi kita lihat dulu sumber daya manusianya, tetapi kalau tidak kompeten saya juga malu," ungkap Jakius.

Jika manusianya memenuhi syarat, menurut Jakius, boleh saja duduk di jabatan penting di bawah pemerintahan Wali Kota Edi Rusdi Kamtono.

"Namun masalah penjenjangan juga harus dipatuhi, sesuai aturan mekanisme yang ada," kata Jakius.

Pewarta: Andilala

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019