Masjid Agung Nurul Islam Singkawang, Kalimantan Barat melakukan penyembelihan 30 ekor hewan kurban yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 15 ekor kambing pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini.

Ketua panitia kurban Masjid Agung Nurul Islam Singkawang, Syaftadi, Ahad mengatakan, pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan Masjid Agung tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun lalu sebanyak 25 ekor terdiri dari 12 sapi dan 23 kambing. Untuk tahun ini, sebanyak 30 ekor terdiri dari 25 sapi dan 15 kambing," katanya.

Syaftadi menambahkan, daging-daging kurban yang sudah dipotong akan dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat yang tinggal di sekitar Masjid Agung.

"Masing-masing KK, akan mendapatkan satu bungkus plastik besar ditambah 15 bungkus plastik kecil daging sapi maupun kambing," ujarnya.

Bahkan,  jamaah Mesjid Agung juga akan kebagian daging kurban yang sudah dipotong.

Secara terpisah, Wakil Ketua Kantor Pengadilan Agama Singkawang, Achmad Affendy yang bertindak sebagai imam dan khatif Sholat Idul Adha di Masjid Raya Singkawang mengatakan, jika hari raya Idul Adha sangat identik dengan berkurban.

"Kurban mengingatkan kita akan pengorbanan Nabi Ibrahim SAW terhadap Allah SWT, yang rela mengorbankan anaknya demi mendekatkan diri kepada Allah," katanya.

Sehingga, apa yang dilakukan Nabi Ibrahim diharapkan bisa menjadi contoh bagi umat Muslim untuk bisa mengorbankan apa yang ia cintai demi Allah.

"Pada perayaan Idul Adha ini, hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk membangkitkan semangat sosial kita terhadap masyarakat serta membangkitkan semangat ibadah kita kepada Allah SWT," ujarnya.

Pengorbanan yang dilakukan, bukan hanya sekedar buat agama saja, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat luas tanpa membeda-bedakan etnis dan golongan, seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim yang begitu sayang dengan sesama, saudara dan umatnya.

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019