Ratusan peserta mengikuti audisi "LIGA" (Liga Dangdut Indonesia) tahun 2020 yang di pusatkan perberlanjaan Ramayana Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu. 

VP - PSRD Division Head, Ekin Gabriel di Pontianak menyatakan, antusias masyarakat Kota Pontianak dan Kalbar umumnya cukup tinggi dalam mengikuti audisi LIGA tahun 2020.

Ia menjelaskan, calon peserta yang berusia 14 – 25 tahun pria maupun wanita dengan bakat menyanyi dangdut datang langsung ke lokasi audisi dengan membawa kelengkapan lampiran formulir berupa fotocopy KTP/Kartu Pelajar serta foto terbaru berwarna ukuran 3R sebanyak dua lembar.
 
Ratusan peserta mengikuti audisi "LIGA" (Liga Dangdut Indonesia) tahun 2020 yang di pusatkan perberlanjaan Ramayana Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu.  (Foto Andilala)

"Tidak hanya audisi langsung, Indosiar juga memberikan kesempatan bagi peserta di seluruh penjuru Indonesia melalui audisi online dengan mengakses https://www.kapanlagi.com/dangdut/audisi-liga-dangdut-2020/. Peserta yang lolos audisi akan kembali berjuang mewakili provinsinya dan bertemu dengan duta provinsi lainnya untuk memperebutkan gelar bergengsi di panggung LIDA 2020," ujarnya.

Kesuksesan bintang-bintang alumnus LIDA di tahun-tahun sebelumnya hingga ke kancah Asia, telah membuktikan bahwa bakat-bakat terbaik dari seluruh penjuru Indonesia kini mampu bersaing kuat dengan musisi-musisi yang telah lebih dulu meramaikan industri hiburan tanah air, katanya.

Berkat ajang pencarian bakat yang diselenggarakan Indosiar ini lah menjadi kesempatan terbaik baik para generasi muda untuk unjuk kebolehan.

"Tahun ketiga penyelenggaraan LIDA, Indosiar semakin selektif untuk mempertemukan duta-duta dangdut terbaik dari provinsi Indonesia paling barat hingga timur dengan membawa beragam kekayaan adat dan budaya. Sehingga program LIDA 2020 dapat menjadi program yang tidak hanya menjadi inspirasi bagi pemilik talenta terbaik namun juga dapat melahirkan idola dangdut baru di tanah air," katanya.

Dia menyatakan, program talent search telah menjadi salah satu signature program Indosiar, dan tidak hanya kompetisi di dalam negeri, Indosiar pun telah memperluas kompetisi hingga ke penjuru Asia.

Ia menjelaskan, setelah sukses melahirkan bintang-bintang dangdut yang kini mampu bersaing di industri hiburan tanah air, kini Indosiar bersiap untuk mendulang kesuksesan dengan kembali menggelar kompetisi dangdut terbesar di tanah air, LIDA.

Indosiar hari ini menggelar audisi langsung di 34 kota besar di Indonesia. Provinsi Sumatera Utara, Kalimantan Barat dan Jawa Barat menjadi tiga provinsi dipekan kesepuluh diselenggarakannya audisi LIDA 2020 secara serentak pada hari ini.

Setelah provinsi Lampung, Jambi, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Maluku Utara, Banten, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Yogyakarta, Bali, Sulawesi Utara, Jawa Timur (Surabaya), Gorontalo, Sulawesi Barat, Riau, Jawa Barat (Tasikmalaya), Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Aceh, Jawa Timur (Banyuwangi), Kalimantan Barat, Jawa Barat (Bandung) dan Sumatera Utara pekan depan audisi LIDA 2020 akan berlanjut secara serentak di tiga provinsi yakni Nusa Tenggara Timur pada hari Sabtu, 7 Desember 2019 serta Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur hari Minggu, 8 Desember 2019.

Seluruh proses audisi LIDA 2020 tidak dipungut biaya apapun. Informasi lebih lanjut dapat mengakses www.indosiar.com. 
Liga Dangdut Indonesia: Seni Menyatukan.

Sementara itu, lia (17) salah seorang peserta audisi LIGA tahun 2020, dengan nomor antrian 093 warga Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya mengaku baru pertama kali mengikuti audisi ini.

"Masih grogi karena baru pertama mengikuti audisi ini. Saya memang hobi menyanyi, biasa juga menyanyi di acara perkawinan dan di kampung-kampung. Saya berharap bisa lolos di audisi ini," ujarnya optimistis.

Pewarta: Andilala

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019