Harga bawang merah di Pasar Tradisional Pontianak saat ini mencapai Rp36.000 per kilogram, naik signifikan dibandingkan beberapa waktu lalu.

"Harga saat ini memang naik dalam waktu sebulan ini. Naik capai Rp10.000 an per kilogram sebab ketika normal harga hanya di kisaran Rp24.000 - Rp26.000," ujar satu di antara pedagang, Arif di Pontianak, Sabtu.

Ia menambahkan kenaikan serupa juga terjadi pada bawang putih dan saat ini harganya mencapai Rp28.000 per kilogram.

"Kenaikan harga bawang putih dan bawang merah hampir bersamaan. Kenapa kenaikan terjadi kita tidak tahu persis," jelas dia.

Selain harga bawang yang naik, harga ayam juga saat ini masih terbilang tinggi meskipun sudah mulai turun di bandingkan menjelang tahun baru.

"Harga ayam ras potong saat ini Rp27.000 per kilogram. Harga yang ada turun sebab sebelumnya saat tahun baru naik tembus Rp30.000 per kilogram, "kata pedagang ayam, Amir.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan ayam biasa tergantung pada momen tertentu seperti hari besar keagamaan dan tahun baru.

"Setiap momen hari besar ayam dipastikan naik. Apalagi kalau stok kurang. Kalau stok melimpah setidaknya harga bisa ditekan," jelas dia.

Sementara untuk komoditas lainnya seperti ikan tongkol saat ini relatif stabil tidak ada kenaikan signifikan sebab harganya saat ini hanya Rp25.000 per kilogram dan udang hanya Rp54.000 per kilogram. Begitu juga harga sayur - mayur saat ini stabil tanpa ada gejolak harga.

Sebelumnya, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Kalbar mencatat bahwa inflasi yang terjadi di Kalbar sepanjang tahun 2019 merupakan terendah dalam tiga tahun terakhir. Pada 2017 lalu inflasi Kalbar sebesar 4,09 persen. Kemudian pada 2018 inflasi Kalbar sebesar 3,85 persen. Sedangkan pada 2019 ini inflasi Kalbar hanya 2,37 persen.

Pewarta: Dedi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020