Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalbar menyalurkan bantuan berupa vitamin dan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sabun dan disinfektan kepada 1.370 santri dan santriwati di Kalbar.

"Lebih dari 1.000 santri penerima bantuan tergabung dalam dari empat pondok pesantren yaitu Ponpes Mu’tashim Billah di Kota Pontianak, Ponpes Nurul Jadid, Ponpes Abdussalam dan Ponpes Hidayatul Muhsinin di Kabupaten Kubu Raya. Bantuan sosial BI yang diberikan berupa masker, sabun cair, disinfektan dan vitamin," ujar Kepala KPw BI Kalbar, Agus Chusaini di Pontianak, Senin.

Agus menjelaskan bahwa bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian BI terhadap masyarakat terdampak COVID-19. Ia berharap dengan bantuan dapat mencegah penyebaran virus yang berbahaya tersebut.

"Bantuan ini juga bagian dari Gerakan BI Peduli COVID-19 dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran virus berbahaya tersebut," katanya.

Sebelumnya KPw BI Kalbar pada 21 April 2020 telah diserahkan 1.000 baju hazmat APD kepada Gubernur selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kalbar.

"Kami juga telah dan terus melakukan pelatihan daring bagi UMKM di Kalbar agar tetap bisa bertahan dan bisa mengubah pola usahanya di tengah wabah COVID-19," jelasnya.

Terkait pendapatan UMKM saat ini jelas dia bahwa ada penurunan pendapatan mencapai 80 persen. Sehingga hal itu menjadi perhatian pihaknya. Penurunan pendapatan karena daya beli masyarakat mulai turun. Daya beli turun karena terjadi PHK dan pekerja dirumahkan.

"Oleh karena itu pelatihan daring kita maksimalkan," kata dia.

KPw BI Kalbar mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengikuti seruan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam memitigasi penyebaran COVID-19, baik melalui social maupun physical distancing, bekerja atau belajar dari rumah (WFH), dan bertransaksi secara nontunai.

Pewarta: Dedi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020